Sebatang Kayu Selamatkan Keluarga di Talamau Sumbar dari Longsor

2026-01-15 03:03:51
Sebatang Kayu Selamatkan Keluarga di Talamau Sumbar dari Longsor
Yusmidar (50), korban selamat dari bencana longsor di Padang Laweh, Tinggam, Jorong Harapan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, tak berhenti mengucap rasa syukur. Dia bersama empat anak dan ayahnya selamat dari hantaman longsor sekitar pukul 04.00 WIB pada Jumat (28/11/2025)."Allah Maha Besar. Meskipun rumah saya habis tak berbekas, keluarga saya bisa selamat," ucapnya, dilansir Antara, Rabu (3/12), di sebuah musala tempat mengungsi keluarga itu sementara.Raut kesedihan mendalam terpancar di wajah Yusmidar yang baru ditinggal suaminya lima bulan lalu. Yusmidar mengatakan waktu menunjukkan pukul 03.00 saat hujan deras tak kunjung berhenti.Tiba-tiba anak perempuan yang paling kecil Asyifa Nur Rahmadhani (8) gelisah dan tidak mau tidur. "Ada apa, Nak?," tanyanya."Kenapa Abak (ayah yang telah meninggal dunia) memanggil Mak (ibu)?" kata bocah yang biasa dipanggil Syifa itu."Perasaan Syifa saja, mana mungkin Abak memanggil," jawab Yusmidar.Setelah itu, dia mengajak anaknya rebahan untuk tidur. Namun tiba-tiba anaknya berteriak keras minta tolong.Tak lama berselang, terdengar suara gemuruh dan bunyi hantaman yang begitu keras. Tanpa dia sadari, rumahnya mulai gelap dan dipenuhi lumpur bercampur air setinggi leher.Di dalam kepanikannya, Yusmidar bisa menggapai kayu yang ada di dekatnya dan berpegangan sambil memanggil anak-anaknya."Beruntung saya bisa memegang kayu yang tersangkut dan bisa jadi tempat berpegangan. Saat itu yang teringat hanya anak-anak saya," katanya.Dengan tenaga seadanya, dia memanggil anak-anaknya, tapi tidak ada yang menjawab. "Yang terdengar hanya suara lumpur yang mengalir deras menghantam rumah," katanya.Sambil berpegangan di sebatang kayu itu, dia menggapai apa yang dapat dipegang dan berjalan secara perlahan meskipun berat di dalam lumpur."Waktu itu saya sudah pasrah dan mengira anak-anak dan ayah saya sudah hanyut," ujarnya lirih.Namun, tak lama kemudian, dia mendengar suara memanggilnya. "Mak, ini Azis."Setelah menyelamatkan anaknya yang berumur 15 tahun itu, lalu dia kembali mencari anaknya yang lain sambil memanggil-manggil nama dengan penuh harapan."Alhamdulillah suara saya dijawab oleh anak saya yang paling kecil Asyifa dengan suara yang sayup-sayup minta tolong," ujarnya.Tak lama kemudian, datang warga sekitar memberikan bantuan untuk mencari dua orang anaknya lagi, Akbar (17) dan Anton (22). Berkat keyakinan, akhirnya keempat anaknya bisa diselamatkan."Awalnya saya sudah pasrah, namun Allah masih sayang pada kami dan berhasil diselamatkan," katanya.Terakhir, dia bersama warga lainnya bersama-sama mencari keberadaan ayahnya, Amirudin (75), yang dalam keadaan sakit stroke.Ayahnya ditemukan tertutup lumpur dan bersama-sama warga lainnya berhasil menarik dan menyelamatkannya. Yusmidar mengaku tak menyangka dengan kejadian itu mengingat rumah berada di posisi lebih tinggi dari warga yang lain."Saya memiliki enam orang anak. Dua orang anak saya tinggal di rumah eteknya (tante), sedangkan empat lagi tinggal bersama saya. Alhamdulillah bisa selamat," ucapnya.Tiga Orang Masih TertimbunBencana longsor di Tinggam, Sinuruik, menyebabkan lima orang tertimbun longsor.Dari lima orang itu, dua orang telah ditemukan dengan keadaan meninggal dunia, yakni Yelma Yunita (41) ditemukan pada Senin (1/12) dan Raffael Gusti Pratama (7) ditemukan pada Jumat (5/12). Sedangkan tiga korban lainnya, yakni Dian Fernanda (24), Amrizal (38) dan Nurhayati (35) masih dalam pencarian tim gabungan hingga hari ke sepuluh, Minggu (6/12).Data terakhir hingga Sabtu (6/12) malam di posko bencana alam Pasaman Barat mencatat 4 orang dilaporkan meninggal dunia, 3 orang hilang, 5 orang luka, dan puluhan ribu warga harus mengungsi.Selain itu, tragedi banjir dan longsor menyebabkan 46 unit rumah rusak berat, 18 unit rusak sedang, 22 unit rusak ringan, 5.171 unit rumah terendam banjir, 13 unit rumah hanyut, dan 31 sekolah terdampak.Tragedi itu juga merusak 1 perkantoran, 3 fasilitas kesehatan terdampak, 6 tempat ibadah terendam, 12 jembatan rusak, 10 ruas jalan terdampak, dan 921,25 hektare lahan pertanian terdampak.Lihat Video 'Korban Bencana Sumatera: 916 Meninggal, 274 Hilang':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 00:38