Purbaya Sebut Siap Jika Diminta Kucurkan Dana Darurat untuk Banjir dan Longsor di Sumatera

2026-02-03 06:05:51
Purbaya Sebut Siap Jika Diminta Kucurkan Dana Darurat untuk Banjir dan Longsor di Sumatera
-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap mengeluarkan dana darurat untuk penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.Ia menegaskan komitmen untuk menyiapkan dana cadangan jika diminta.“Saya bukan bidang itu. Tapi kalau saya disuruh bayar, saya bayar, gitu aja,” kata Purbaya di sela Conference on Indonesian Foreign Policy 2025 di Jakarta, Sabtu .Baca juga: Purbaya Ancaman Bekukan Bea Cukai, Komisi XI DPR: Pertimbangkan Untung RuginyaNamun, ia mengaku belum mengetahui detail aturan soal Pooling Fund Bencana.Pooling Fund Bencana diterbitkan melalui Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2021. Skema ini disiapkan untuk memperkuat ketahanan fiskal dalam menanggulangi dampak bencana alam dan non-alam.PFB memberi ruang bagi pemerintah untuk menata ulang strategi pendanaan risiko bencana melalui APBN dan APBD, termasuk opsi memindahkan risiko ke pihak ketiga lewat asuransi aset pemerintah dan masyarakat.Dengan skema itu, penanganan bencana besar tidak perlu bergantung penuh pada alokasi tahunan anggaran.Tujuannya ialah mempercepat pemulihan dan memberikan perlindungan bagi kelompok miskin dan rentan.Baca juga: Korban Banjir Aceh Timur: Kami Mulai Kelaparan, Terkurung…Presiden Prabowo Subianto menegaskan fokus pemerintah tetap pada penyaluran bantuan bagi wilayah yang tengah terdampak bencana. Ia menyampaikan pemerintah masih memantau kondisi lapangan sebelum menentukan status bencana.Sejumlah pihak mendesak pemerintah pusat menetapkan status darurat bencana nasional atas banjir dan longsor yang melanda Sumatera, terutama Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Desakan muncul karena skala kerusakan dianggap melampaui kapasitas pemerintah daerah.Pemerintah provinsi telah menetapkan status tanggap darurat di tingkat lokal. Kelompok yang mendorong penetapan bencana nasional menilai langkah itu belum cukup untuk menggerakkan sumber daya dan bantuan yang lebih luas dari pemerintah pusat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-03 05:15