Prabowo: Brasil Perlu 11 Tahun untuk Beri MBG ke 40 Juta Orang, RI Tak Sampai 1 Tahun

2026-01-13 09:34:04
Prabowo: Brasil Perlu 11 Tahun untuk Beri MBG ke 40 Juta Orang, RI Tak Sampai 1 Tahun
BEKASI, - Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan Indonesia yang bisa memberikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 40 juta orang dalam waktu kurang dari satu tahun.Prabowo mengatakan, Brasil saja butuh 11 tahun untuk bisa memberikan MBG kepada 40 juta orang.Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin .Baca juga: Soal Keracunan MBG, Prabowo: Sakit Perut Biasa Sebetulnya, tapi Kita Tanggung Jawab"Alhamdulillah, makan bergizi gratis hari ini sudah mencapai 44 juta. Salah satu prestasi tercepat terbesar di dunia. Presiden Brasil menyampaikan kepada saya, Brasil memerlukan 11 tahun untuk mencapai 40 juta. Kita belum sampai 12 bulan, sudah mencapai 44 juta," ujar Prabowo.Meski sudah memberikan MBG kepada 44 juta orang dalam waktu yang cepat, Prabowo belum puas.Prabowo menekankan, sasaran Indonesia adalah 82,9 juta anak dan ibu hamil yang menerima MBG.Baca juga: Sudah Nikmati Semua Program Prabowo, SMPN 4 Bekasi Jadi Lokasi Peluncuran Digitalisasi Pendidikan"Waktu saya datang ke sini, rakyat banyak sekali di jalan. Dan ada anak-anak yang teriak kepada saya, 'Pak, Pak kami belum terima MBG'. Ya, saya jawab, 'sabar, sabar'," ucap dia."Jadi, saudara-saudara, 44 juta kita bersyukur, masih ada 40 juta anak dan ibu-ibu hamil yang belum terima. Tapi, saya minta kesabaran, ini adalah yang paling cepat yang kita mampu," sambung Prabowo.Prabowo mengingatkan, program MBG dijalankan dengan menggunakan uang rakyat, sehingga memerlukan persiapan yang matang.Baca juga: Soal Keracunan MBG, Prabowo: Sakit Perut Biasa Sebetulnya, tapi Kita Tanggung JawabMenurut dia, jangan sampai terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG."Dari sekian juta ada kekurangan, ada yang mereka bilang keracunan, ya namanya sakit perut biasa sebetulnya. Makan di warung, sering. Saya makan di rumah saja juga sering salah makan. Kadang-kadang kurang cuci tangan. Tapi, kita ambil alih tanggung jawab. Tidak boleh ada sedikit pun penyimpangan," imbuh dia.


(prf/ega)