Malam Tahun Baru di Kota Malang, Okupansi Hotel Sudah Mencapai 90 Persen

2026-01-14 00:42:35
Malam Tahun Baru di Kota Malang, Okupansi Hotel Sudah Mencapai 90 Persen
MALANG, - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang mencatat kenaikan okupansi cukup signifikan pada malam tahun baru 2026. Sampai saat ini, tingkat keterisian mencapai 90 persen.Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan bahwa tren okupansi momen Nataru 2025 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata, selama 24 hingga 30 Desember mencapai 60 persen. “Momen Nataru 2025 ini cukup bagus okupansinya dibandingkan tahun 2024. Malam tahun baru besok mencapai 90 persen,” kata Agoes, Selasa .Baca juga: Buntut Tawuran di Malang, Wali Kota Larang Lurah Tinggalkan Wilayah Saat Malam Tahun BaruAgoes mengatakan, wisatawan yang datang ingin menikmati malam pergantian tahun di Kota Malang. Kebanyakan, wisatawan yang berlibur ke Malang Raya memilih menginap ke Kota Malang."Sebagian besar mereka yang pesan kamar karena memang ingin berwisata. Mereka datang ke Malang memang last minute untuk menikmati perayaan pergantian malam tahun baru," katanya.Baca juga: Tepergok Curi Uang Rp 68 Ribu di Kotak Amal Masjid di Sidoarjo, Warga Malang Ditangkap PolisiIa menjelaskan, wisatawan umumnya memilih akomodasi yang berada di lokasi strategis seperti area wisata Kayutangan, area wisata kuliner serta pusat kota. Sementara akomodasi yang berada di luar kawasan utama atau masih tergolong baru, tingkat hunian cenderung lebih rendah.“Hotel-hotel di pusat kota, khususnya di area Kayutangan tentu sudah mendekati 90 persen. Jadi wisatawan yang menginap di Kota Malang, banyak yang ke Kayutangan," terang Agoes.Menghadapi malam pergantian tahun, sejumlah hotel di Kota Malang telah menyiapkan fasilitas untuk tamunya. Berbagai event disiapkan, namun tidak ada yang menyelenggarakan pesta kembang api untuk menghormati bencana yang menimpa masyarakat di Sumatera. “Event seperti gala dinner, live music dan lain lain memang kami harapkan hotel menyiapkan untuk menarik wisatawan. Namun di tahun ini untuk kembang api sepertinya mereka sudah menyadari, tidak ada lagi pesta yang meriah,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-13 22:56