Pramono Klaim APBD DKI Surplus Rp 14,4 Triliun per Oktober

2026-01-16 06:45:14
Pramono Klaim APBD DKI Surplus Rp 14,4 Triliun per Oktober
JAKARTA, – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengklaim bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, surplus sebesar  Rp 14,43 triliun per Oktober."Saat ini anggaran tercatat surplus anggaran sebesar Rp 14,43 triliun," ujar Pramono dalam paparan APBD DKI Jakarta Oktober 2025 di Ruang Balairung, Balai Kota Jakarta, Jumat .Pramono menjelaskan, surplus tersebut didukung adanya realisasi pendapatan daerah yang sudah terbilang cukup tinggi."Pendapatan daerah naik dari Rp 62,39 triliun pada bulan Oktober, menjadi Rp 68,53 triliun pada bulan November. Ada kenaikan yang cukup tinggi," kata Pramono.Baca juga: Pramono: Angka Pengangguran Terbuka di Jakarta Turun 6,05 Persen"Dengan realisasi sebesar 81,15 persen dari target pendapatan Rp 84,45 triliun sampai dengan akhir Desember nanti," sambungnya.Sementara itu, dari sisi pengeluaran, belanja daerah dan penyerapan anggaran baru terealisasi sekitar 60 persen dari target."Belanja daerah meningkat dari Rp 47,96 triliun menjadi Rp 51,98 triliun atau 60,46 persen dari target Rp 85,97 triliun," jelas Pramono.Menurut Pramono, angka realisasi belanja tersebut terbilang rendah dibanding pendapatan karena masih dalam proses berjalan.Selain surplus, Pramono juga menyoroti adanya nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang cukup tinggi."SiLPA naik dari Rp 18,08 triliun menjadi Rp 20,09 triliun pada 20 Oktober 2025," ujarnya.Baca juga: Pramono Pamer Kinerja di Jakarta: Ekonomi Stabil, Inflasi TerkendaliMeski begitu, Pramono memastikan angka surplus tersebut tidak akan menjadi dana mengendap di bank.Ia meyakinkan bahwa realisasi serapan anggaran akan melonjak tinggi di sisa tahun 2025.Pasalnya, kata Pramono, puluhan ribu paket pengadaan dan pekerjaan masih dalam proses berjalan."Peningkatan realisasi belanja di akhir tahun ini dapat dipastikan, mengingat masih ada sekitar 21.631 paket pengadaan barang jasa yang telah dilaksanakan," ucapnya.Ia juga menambahkan bahwa proses administrasi lelang untuk proyek yang belum berjalan sudah hampir seluruhnya rampung.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 06:35