Yusril Teken Repatriasi 2 Napi Belanda, Bakal Dipulangkan Pekan Depan

2026-01-16 08:42:21
Yusril Teken Repatriasi 2 Napi Belanda, Bakal Dipulangkan Pekan Depan
Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menandatangani repatriasi atau kesepakatan pemulangan dua narapidana (napi) warga negara Belanda. Kedua napi asal Belanda itu rencananya akan dipulangkan pada 8 Desember 2025.Penandatanganan pemulangan dua napi asal Belanda bernama Siegfried Mets (73) dan Ali Tokman (64) dilakukan oleh Yusril bersama Dubes Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, di kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025)."Saya selaku Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan dan Menteri Luar Negeri Belanda menandatangani practical arrangement tentang repatriasi dua narapidana warga negara Belanda ke Belanda," ujar Yusril saat konferensi pers di kantornya.Yusril menyebut kedu napi ini terlibat tindak pidana narkotika. Masing-masing menerima hukuman mati serta penjara seumur hidup.Dia mengatakan, seluruh proses pemulangan pun sudah diselesaikan kedua negara lewat perundingan dan dengan dilakukan penandatanganan kesepakatan. Kedua napi ini pun akan diterbangkan ke Belanda pada 8 Desember 2025 dari bandara internasional Soekarno-Hatta menuju Amsterdam menggunakan pesawat KLM pada pukul 19.25 WIB."Jadi Insyaallah di tanggal 8 Desember tahun 2025 ini keduanya akan diterbangkan ke Belanda dengan menggunakan pesawat KLM jam 19.25 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta," terang Yusril."Jadi dengan diserahkan kepada petugas yang ditunjuk oleh Kementerian Luar Negeri Belanda, maka pesawat yang berikut diserahkan maka tanggung jawab sudah beralih kepada pemerintah Belanda," imbuhnya.Yusril pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Belanda karena sudah dengan cepat menandatangani perjanjian ini sehingga tidak terlalu lama kedua napi tersebut bisa dipulangkan.Sementara, Dubes Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, juga menyampaikan terima kasih atas proses cepat yang dilakukan pemerintah Indonesia. Marc menyebut proses ini berjalan singkat hanya dua bulan."Hanya dua bulan setelah kunjungan Menteri Luar Negeri saya, hal ini sekarang bisa dilakukan. Sekali lagi kami sangat berterima kasih atas hal ini," ujar Marc."Saya sangat bersyukur Indonesia mengizinkan kedua tahanan Belanda ini bisa lebih dekat dengan keluarganya, dan kami meminta hal ini karena alasan kemanusiaan, seperti yang sudah disampaikan Menteri," tutur Marc.Marc juga menyebut transfer napi ini menggambarkan hubungan yang hangat dan kuat antara kedua negara. Dia menilai kerja sama ini sangat baik dan telah lama terjalin dalam bidang keadilan dan dunia global."Hari ini adalah momen penting dalam hubungan ini, dan saya berharap dapat memperkuatnya lebih jauh lagi di masa depan," ucapnya. Tonton juga video "RI Sepakat Pulangkan 2 Napi Inggris, Ada Terpidana Mati Narkotika"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-16 08:33