Dosen di Makassar yang Ludahi Kasir Angkat Bicara, Mengaku Tidak Dihargai

2026-01-12 06:47:34
Dosen di Makassar yang Ludahi Kasir Angkat Bicara, Mengaku Tidak Dihargai
MAKASSAR, - AS, seorang pria yang berprofesi sebagai dosen di universitas di Makassar angkat bicara setelah videonya yang meludahi seorang kasir swalayan viral di media sosial. Amal bercerita, saat itu dirinya memang sedang berbelanja camilan di swalayan tersebut.Dia juga membantah telah menyerobot antrean seperti narasi di media sosial."Awalnya memang saya singgah untuk membeli camilan, setelah saya ambil belanjaan, turunlah saya ke kasir, saya antre di situ, saya sama sekali tidak menyerobot, saya ikut antrean," ucap Amal dikonfirmasi Kompas.com, Minggu .Saat tengah mengantre, kasir yang tidak berada jauh darinya sudah kosong.Baca juga: Viral Video Pria Ludahi Kasir Wanita, Ternyata Dosen ASN di Makassar, Diduga Tak Terima DitegurDia pun berinisiatif untuk pindah ke kasir tersebut."Saya lihat ada kasir yang sudah kosong antreannya, jadi maksud saya supaya lebih ringkas apalagi masih ada orang di belakang saya, akhirnya saya ke sebelah ke kasir yang sudah kosong antreannya," kata dia.Amal menyampaikan, pelayanan petugas kasir swalayan saat itu profesional seperti biasa.Tepat saat belanjaan Amal hendak dibungkus oleh petugas lainnya, dia pun ditegur karena dianggap menyerobot antrean."Pas saya di depan petugas yang packing belanjaan saya itu, di situ saya mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh petugas itu. Dia bilang ke saya, 'Kenapa Bapak tidak antre?', jadi saya bingung, harus antre bagaimana? Sementara kasir yang saya tempati kosong," kata Amal.Petugas itu pun mengarahkan Amal untuk tetap mengantre di tempat awalnya.Baca juga: Kasir Ditodong dan Pintu Ditembak, Uang Minimarket di Bogor Dibawa Kabur PerampokDi situ, Amal pun merasa tidak dihargai hingga spontan meludahi petugas wanita berinisial N (21) tersebut."Saya merasa tidak harus ke sana. Mungkin bisa dilihat rekaman CCTV itu, antrean saya kosong. Setelah saya ditegur itu saya merasa dilecehkan, merasa dihina, saya ini orang tua, masa saya diperlakukan seperti itu. Kalau orang Bugis-Makassar diperbuat begitu kayak seperti tidak menghargai, dihinakan, begitu saya rasakan saat itu," ujarnya.Amal juga mengaku tidak secara langsung meludahi wajah petugas wanita tersebut."Setelah saya bayar belanjaan, saya emosi sekali di situ. Saya ludahi bajunya, tidak benar itu saya ludahi mukanya, kesal sekali saya diperlakukan seperti itu, kayaknya tidak ada sekali harga diri saya," tutur dia.


(prf/ega)