Ketum MUI: Kita Bersyukur Punya Presiden yang Sangat Istiqamah

2026-02-05 03:46:23
Ketum MUI: Kita Bersyukur Punya Presiden yang Sangat Istiqamah
JAKARTA, - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar meminta masyarakat Indonesia bersyukur memiliki Presiden RI Prabowo Subianto yang menjalankan programnya dengan sangat konsisten atau istiqamah.Hal ini disampaikan Anwar ketika sambutan dalam agenda Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XI, di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Kamis ."Kita bersyukur diberikan presiden yang dalam programnya, dalam asta citanya sangat istiqomah, sangat konsisten, terus menerus tidak pernah berhenti kepeduliannya membawa rakyat Indonesia ini menjadi rakyat yang adil dan makmur," ujar Anwar, Kamis.Anwar berharapan agar Prabowo beserta menteri-menterinya selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi Allah agar mampu menyelesaikan tugas-tugas untuk menyejahterakan rakyat.Baca juga: JK, Maruf Amin, hingga Menag Hadiri Munas XI MUI di AncolMenurut Anwar, Prabowo memikul tugas yang berat tetapi mulia karena tujuannya membawa masyarakat dan negara ini menjadi lebih baik."Mudah-mudahan Presiden kita dan seluruh menteri-menteri, pejabat negara senantiasa mendapatkan kesehatan dan perlindungan dari Allah SWT sehingga mampu membawa sebuah tugas yang berat tapi mulia yaitu membawa rakyat bangsa Indonesia kita ini Baldatun Thayyibatun Warobbun Ghofur," ucapnya.Anwar mengatakan, kesejahteraan rakyat merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi bagian penting bagi negara untuk maju."Omong kosong bicara kesejahteraan tanpa sinergisitas yang utuh antara kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri kita terutama kekuatan yang berada dalam bisnis dan ekonomi. Masih banyak yang perlu kita lakukan," ucapnya.Baca juga: Gelar Munas XI di Ancol, MUI Bakal Pilih Ketum Periode 2025-2030Anwar meminta MUI menjadi garda terdepan untuk mengangkat kesejahteraan rakyat dengan cara berbisnis."Marilah MUI menjadi garda terdepan untuk mengangkat isyarat-isyarat ini, harus ada pengusaha muslim karena kesejahteraan umat Islam hakikatnya seluruh rakyat, karena kita mayoritas," ucapnya.Diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XI yang dilaksanakan di Ancol, Jakarta, pada 20 hingga 23 November 2025.Dalam pembukaan ini tampak hadir Wakil Presiden ke-10 dan 12 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla (JK) dan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.Terlihat juga Wakil Presiden ke-13 sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI Ma'ruf Amin.Di lokasi juga tampak Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Haji Irfan Yusuf, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-05 03:29