8 Orang Ikut Pesta Miras di Jember, 4 di Antaranya Tewas, Polisi Selidiki Kandungan Minuman

2026-02-01 03:01:50
8 Orang Ikut Pesta Miras di Jember, 4 di Antaranya Tewas, Polisi Selidiki Kandungan Minuman
JEMBER, - Pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Jember dilaporkan menewaskan empat orang.Satu dari empat korban diduga seorang aparat. Pesta miras tersebut berlangsung pada Sabtu dari pagi hingga malam di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jember AKP Angga Riatma menyatakan bahwa delapan orang dilaporkan mengikuti pesta miras tersebut.Baca juga: Korban Tewas akibat Pesta Miras di Malang Bertambah Jadi 7 OrangDari jumlah tersebut, empat orang meninggal dunia, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit."Untuk keterangan awal dari hasil pemeriksaan yang sedang dirawat di rumah sakit itu minuman jenis arak," ungkap Angga saat dikonfirmasi di Mapolres Jember, Senin .Identitas korban meninggal yang diduga aparat masih dalam proses penyelidikan polisi."Kami masih dalam penyelidikan," tuturnya.Tim Satreskrim tengah memeriksa alat bukti terkait minuman tersebut."Nanti kita lakukan pemeriksaan dan kita kumpulkan alat-alat bukti terkait dengan minuman tersebut berasal dari mana, dibawa dari mana, dan kita lakukan pengecekan terhadap kandungan dari minuman tersebut," terangnya.Baca juga: Prajurit di Perbatasan RI–Malaysia Gagalkan Penyelundupan 722 Botol Miras IlegalMenurut informasi yang dihimpun, dua korban berinisial MR dan PT meninggal pada Minggu , sementara dua korban lainnya berinisial AM dan SN meninggal pada Senin .Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Angga menyatakan akan melakukan razia bersama Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) dan tim Sabhara ke lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat pesta miras."Kami mengimbau untuk tidak meminum minuman keras," serunya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-01 02:39