Banjir dan Longsor di Sumatera, 708 Jiwa Meninggal, 499 Orang Masih Hilang, BNPB Kerahkan Operasi Besar-Besaran

2026-01-12 07:35:57
Banjir dan Longsor di Sumatera, 708 Jiwa Meninggal, 499 Orang Masih Hilang, BNPB Kerahkan Operasi Besar-Besaran
– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera terus bertambah.Per Senin pukul 17.00 WIB, total korban jiwa mencapai 604 orang, sementara 468 lainnya masih dinyatakan hilang.Sementara itu pada Selasa , jumlah korban bertambah menjadi 708 orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapuspedatin) BNPB Abdul Muhari, dalam jumpa pers yang disiarkan oleh akun YouTube BNPB Indonesia pada Selasa .“Sore ini, untuk status hasil pencarian dan pertolongan secara umum, meninggal dunia 708 jiwa, hilang masih dilaporkan 499 jiwa,” kata Abdul Muhari.Abdul Muhari, mengatakan tingginya angka korban tersebar di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.“Di Sumatera Utara sebanyak 283 meninggal, 173 hilang; di Aceh 156 meninggal dan 181 hilang; dan di Sumatera Barat tercatat 165 meninggal dan 114 orang masih hilang,” ujar Abdul dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa .Baca juga: Muzani Ungkap Alasan Prabowo Tak Tetapkan Banjir Sumatera Darurat Bencana NasionalAbdul menjelaskan, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, TNI, Polri, Basarnas, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah terus bekerja tanpa henti mempercepat operasi pencarian korban, penyaluran logistik, serta pembukaan akses wilayah yang masih terisolasi.Di Sumatera Utara, jumlah pengungsi mencapai puluhan ribu jiwa dan tersebar di sejumlah titik:Upaya membuka jalan-jalan utama yang sebelumnya tertutup material banjir dan longsor juga terus dilakukan.“Salah satu jalur yang mulai terbuka adalah Tarutung–Padangsidimpuan berkat dukungan Dinas PU, TNI, dan Polri,” kata Abdul.Pembukaan akses juga dilakukan pada jalur Tarutung–Sibolga yang menjadi jalur vital bagi distribusi bantuan lintas sektor.Baca juga: Viral, Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Ketua MPR Duga Itu Ditebang, Bukan RobohBIRO PERS ISTANA PRESIDEN/CAHYO Presiden Prabowo Subianto (tengah) meninjau Jembatan Pante Dona di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin . Jembatan Pante Dona rusak parah akibat bencana banjir besar yang melanda pada akhir November kemarin.BNPB menyebut penyaluran logistik tahap pertama ke Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan sudah mencapai 100 persen.Namun, pendistribusian ke Mandailing Natal, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan masih terhambat karena akses darat terputus.Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah mengerahkan tiga helikopter BNPB dan TNI AD guna mengangkut sembako, BBM, genset, peralatan dapur umum, serta perangkat komunikasi satelit seperti Starlink.


(prf/ega)