Mendagri soal Bencana Sumut: Terjadi Sangat Cepat, Mungkin Kita Kurang Siap

2026-02-01 19:35:20
Mendagri soal Bencana Sumut: Terjadi Sangat Cepat, Mungkin Kita Kurang Siap
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bencana di Sumatera Utara (Sumut) terjadi sangat cepat dan besar. Mendagri menyebut ada kemungkinan faktor kurang siap yang menyertai."Bencana dengan skala cukup luas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kita belum tahu, kita perlu mendengarkan paparan dari BMKG nantinya, karena kita perlu persiapan, karena situasi seperti di Sumatera Utara terjadi sangat cepat, dan kemudian mungkin kita kurang siap untuk itu," kata Tito dalam rapat koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).Tito mengatakan, bencana besar bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Pemerintah, katanya, perlu mengetahui prediksi dan peringatan dini untuk langkah antisipasi."Bencana ini bisa terjadi kapan saja, at any time, setiap saat dan di mana saja, at any place. Oleh karena itu, kita mengundang BMKG untuk memberikan prediksi dan peringatan dini," jelas dia.Tito menyebut, dalam dua pekan ini ada dua bencana besar yang terjadi di Indonesia. Lokasi bencana berada di Jawa Tengah hingga utara Sumatera."Dalam periode dua hingga tiga minggu terakhir, telah terjadi dua bencana berskala cukup besar. Pertama, banjir bandang dan longsor di Jawa Tengah, di Cilacap dan Banjarnegara. Saat itu kami bersama Menko PMK dan Kepala BNPB turun langsung ke lokasi," ungkap dia.Selanjutnya, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, bencana besar di Sumatera Utara terjadi karena adanya perubahan tak terduga pada iklim. Hal ini membuat siklon terjadi di Selat Malaka."Tapi ternyata terjadi anomali, karena anomali atmosfer, kemudian cuaca, seruakan dingin dan sebagainya, sehingga terbentuklah yang kita kenal dengan Siklon Senyar di Selat Malaka," kata Teuku."Dan pada saat yang sama Selat Malaka ini suhunya agak hangat, menaikkan hujan, awan hujan terbentuk cukup banyak, sehingga walaupun Siklon Senyar berkategori 1 paling rendah dari kategori 1 sampai 5, menimbulkan dampak bencana yang sangat besar," imbuh dia. Tonton juga video "Mendagri Tito Karnavian Tinjau Lokasi Longsor Cilacap"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 20:27