KJRI Sydney: Hingga Pagi Ini Belum Ditemukan WNI Jadi Korban Penembakan Bondi Beach

2026-01-12 18:19:55
KJRI Sydney: Hingga Pagi Ini Belum Ditemukan WNI Jadi Korban Penembakan Bondi Beach
- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney mengimbau WNI yang berada di Australia untuk tetap waspada menyusul insiden penembakan massal di kawasan Pantai Bondi yang tersohor di Sydney, New South Wales (NWS), Minggu .Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama KJRI Sydney menyatakan, akan terus mengamati serius peristiwa tersebut dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi.“KJRI Sydney mengimbau WNI di wilayah New South Wales untuk tetap waspada, menghindari lokasi kejadian, dan mengikuti arahan otoritas Australia,” kata Kemlu dalam pernyataan tertulis, Minggu.Baca juga: Video Aksi Berani Warga Bekuk Penembak Bondi Beach: Rebut Senjata dan Banjir Pujian Termasuk dari TrumpKemlu RI menyampaikan belum ada informasi resmi yang menyebut adanya WNI terdampak insiden tersebut. Otoritas Australia juga belum mengungkapkan kewarganegaraan para korban yang meninggal ataupun luka-luka.Saat dihubungi pada Senin pagi, Konsul Pensosbud KJRI Sydney, Andos Tobing, menyampaikan Kepolisian NWS belum menemukan adanya WNI yang menjadi korban dalam penembakan Bondi Beach."Kami terus komunikasi dan koordinasi erat dengan kepolisian setempat, begitu juga dengan kantor Kementerian Luar Negeri Australia untuk wilayah NSW," jelasnya.Sementara itu, ia mengimbau kepada WNI di Australia untuk dapat menghubungi KJRI Sydney di nomor +61-434-544-478 jika memerlukan bantuan atau memiliki informasi terkait insiden penembakan kali ini."Imbauan kepada WNI yang tinggal di wilayah Sydney dan sekitarnya sudah kami tayangkan sejak kemarin malam melalui akun IG dan Facebook KJRI Sydney (@indonesiainsyd). Imbauan tersebut juga kami sebarluaskan ke seluruh Perwakilan RI di Australia," jelasnya.Baca juga: KBRI Tokyo dan KJRI Osaka Keluarkan Imbauan Kepada WNI di Jepang soal Tsunami Kamchatka RusiaTerbaru, jumlah korban tewas dalam penembakan massal yang menargetkan perayaan komunitas Yahudi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, bertambah menjadi 16 orang, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun.Dikutip dari Reuters, Kepolisian New South Wales pada Senin menyatakan, dua pelaku bersenjata melepaskan tembakan saat acara tahunan perayaan Hanukkah yang dihadiri lebih dari 1.000 orang di kawasan wisata ikonik tersebut.Baca juga: Ini Pelaku Penembakan Bondi Beach Australia yang Tewaskan 15 OrangDari total korban tewas, 15 orang merupakan warga sipil, sementara satu orang lainnya adalah salah satu pelaku, pria berusia 50 tahun, yang tewas ditembak polisi di lokasi kejadian.Selain korban meninggal, sekitar 40 orang mengalami luka-luka akibat tembakan. Polisi menyebutkan, lima korban masih dalam kondisi kritis, sementara lainnya berada dalam kondisi serius hingga stabil.Pelaku kedua, seorang pria berusia 24 tahun, dilaporkan mengalami luka kritis dan kini dirawat di rumah sakit di bawah penjagaan ketat aparat keamanan.Pihak kepolisian secara resmi menetapkan insiden tersebut sebagai tindak terorisme. Dalam pengembangan penyelidikan, aparat juga menemukan dugaan alat peledak rakitan di sebuah kendaraan yang terparkir tidak jauh dari lokasi kejadian.Penembakan terjadi pada Minggu malam, bertepatan dengan dimulainya perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, salah satu destinasi wisata paling terkenal di Australia.Baca juga: KJRI Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus Jemaah Umrah di Arab Saudi, 6 WNI Meninggal


(prf/ega)