Menpora Erick Thohir Upayakan Pencak Silat Kembali ke Asian Games

2026-02-02 04:51:57
Menpora Erick Thohir Upayakan Pencak Silat Kembali ke Asian Games
- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, terus berkolaborasi dengan PB IPSI untuk mengupayakan agar pencak silat kembali dipertandingkan di Asian Games.Pencak silat, yang merupakan beladiri asli Indonesia ini, menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang diharap mendulang banyak prestasi di SEA Games 2025 Thailand.Pasalnya, pada SEA Games 2023, Indonesia keluar sebagai juara umum setelah memboyong 9 emas, 6 perak, dan 1 perunggu.Pencak silat Indonesia memang selalu mendulang medali ketika dipertandingkan di multievent internasional.Seperti pada tahun ini usai mencatatkan debutnya secara resmi di ajang Asian Youth Games 2025.Baca juga: Hasil Final Bulu Tangkis SEA Games 2025: Alwi Farhan Raih Emas, Ubed PerakTim pencak silat Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum usai meraih 11 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.Sebelumnya, pencak silat juga pernah dipertandingkan secara resmi di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang ketika Indonesia menjadi tuan rumah.Tak tanggung-tanggung, hanya dua medali emas yang terlepas dari genggaman Indonesia yang membukukan 14 emas dan 1 perunggu.Namun, itu menjadi satu-satunya momen bagi pencak silat mentas di Asian Games hingga saat ini. Asian Games 2026 pun belum menghadirkan kembali pencak silat. Melihat seluruh pencapaian tersebut, Menpora Erick Thohir mengatakan saat ini pihaknya bersama PB IPSI terus mendorong agar pencak silat kembali dipertandingkan di Asian Games. "Pencak silat ini lebih dari sekedar cabang olahraga, ini adalah nilai budaya asli Indonesia dan kebanggaan bangsa," ujar Erick dalam keterangan resmi Kemenpora, Sabtu .Baca juga: Rivaldo Pakpahan Minta Maaf Atas Hasil SEA Games, Janjikan Satu Hal"Saat ini Kemenpora bersama PB IPSI sedang mengupayakan cabang pencak silat kembali dipertandingkan di Asian Games, setelah terakhir kali dipertandingkan di multievent se-Asia ini pada 2018 lalu. Mohon dukungannya untuk rakyat Indonesia, kita akan bawa pencak silat mendunia," tambahnya.Sementara itu, Menpora Erick Thohir yang saat ini berada di Thailand menyempatkan untuk memotivasi kepada atlet pencak silat di SEA Games 2025.Hal itu dilakukan Erick ketika mengunjungi Impact Arena, Bangkok, Thailand, Sabtu agar pencak silat bisa kembali mengulangi kesuksesan di SEA Games 2023 Kamboja.Erick juga menyempatkan diri menyaksikan langsung pertandingan nomor seni tunggal putra yang mempertandingkan pesilat Indonesia Syarif Hidayatullah melawan pesilat Brunei Darussalam dan nomor seni beregu putra melawan Malaysia."Saya apresiasi persiapan para pesilat kita yang sangat matang dan hasilnya terlihat tadi aksi mereka di arena mengundang decak kagum para penonton," ujar Erick. "Tentunya ini tak lepas dari dukungan penuh Ketua Umum PB IPSI, Bapak Prabowo Subianto yang selalu berpesan kepada para atlet agar fokus dan serius mempersiapkan diri mewakili bangsa di SEA Games kali ini. Kita optimistis potensi emas dari pencak silat bisa terwujud," tutur dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-02 02:30