— Laga Ajax vs FC Groningen di Johan Cruyff Arena, Minggu , terpaksa dihentikan dan akhirnya dibatalkan akibat aksi penyalaan kembang api dan flare oleh sekelompok suporter di belakang salah satu gawang.Pertandingan Liga Belanda baru berjalan lima menit ketika wasit Bas Nijhuis menginstruksikan para pemain keluar lapangan demi alasan keamanan.Upaya melanjutkan pertandingan 45 menit kemudian kembali gagal setelah cerawat kembali dinyalakan.Nijhuis kemudian memutuskan untuk membatalkan laga secara resmi.Ajax mengeluarkan pernyataan keras terkait insiden tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang “benar-benar keterlaluan”.Dalam pernyataannya, Ajax meminta maaf kepada pihak terdampak dan menegaskan bahwa tindakan tersebut membahayakan keselamatan pemain serta penonton.“Keamanan penonton dan pemain telah dipertaruhkan. Itu tidak dapat diterima,” tulis Ajax. “Kami dengan tegas menjauhkan diri dari tindakan ini. Kembang api tidak memiliki tempat di stadion.”Ajax have condemned the “utterly outrageous” fireworks display that forced the abandonment of their Dutch league clash with Groningen. Referee Bas Nijhuis halted play less than five minutes in at the Johan Cruyff Arena after fireworks and flares were set off behind one of the… pic.twitter.com/oU6rmFPOeWKNVB turut menanggapi, menyampaikan kekecewaan atas insiden tersebut dan menyoroti bahwa pelaku bukanlah bagian dari suporter sejati. Otoritas liga juga memastikan akan melakukan investigasi disipliner terhadap kejadian pada Minggu malam itu.Eredivisie menambahkan bahwa tindakan lanjutan akan diambil setelah proses penyelidikan selesai.Baca juga: Hasil Go Ahead Eagles Vs FC Utrecht 2-2: Miliano Main 28 Menit, Dean James AbsenLaga Ajax vs Groningen dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa malam WIB dan akan berlangsung tanpa penonton.Ajax menegaskan bahwa pihaknya akan meninjau rekaman CCTV serta metode identifikasi lainnya untuk menemukan pelaku.Suporter yang terbukti menyalakan kembang api dapat dikenai denda sebesar 450 euro serta larangan masuk stadion selama 18 hingga 60 bulan.Ajax mengungkapkan bahwa area tempat insiden terjadi sebenarnya sudah menjalani pemeriksaan ketat, termasuk penggunaan anjing pelacak sebelum pertandingan dimulai.Baca juga: Respons Pundit Belanda Soal Alex Pastoor Didukung Jadi Pelatih AjaxInsiden serupa bukan hal baru bagi Ajax. Pada Mei 2023, laga kontra Groningen juga dihentikan setelah sembilan menit karena fans tuan rumah melempar kembang api ke lapangan.Pada September tahun sama, laga melawan Feyenoord (De Klassieker) juga sempat dibatalkan akibat pelemparan kembang api dan kemudian dilanjutkan tanpa penonton.Rangkaian insiden ini kembali menempatkan fokus pada keamanan pertandingan di Belanda, terutama dalam upaya mencegah penggunaan kembang api yang semakin sering menjadi masalah.
(prf/ega)
Ajax vs Groningen Dibatalkan akibat Flare, Klub Sebut Insiden Memalukan
2026-01-11 14:56:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:24
| 2026-01-11 14:18
| 2026-01-11 13:44
| 2026-01-11 13:22










































