Wamendagri Dorong Tata Kelola Stadion untuk Aktivitas Olahraga dan UMKM

2026-01-15 03:23:52
Wamendagri Dorong Tata Kelola Stadion untuk Aktivitas Olahraga dan UMKM
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong penguatan tata kelola stadion agar lebih profesional dan berkelanjutan melalui kolaborasi Pemda, klub olahraga, dan kementerian terkait. Ia menegaskan stadion harus menjadi pusat aktivitas olahraga dan UMKM yang produktif, bukan fasilitas yang terbengkalai.Wiyagus menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema optimalisasi pengelolaan stadion dan kawasan stadion untuk mendukung kegiatan olahraga dan UMKM. Acara berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Senin (8/12).FGD ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola klub, dan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan skema tata kelola stadion yang lebih efektif.Wiyagus menekankan skema pengelolaan stadion diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga mampu memberi kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga menyoroti kondisi banyak stadion yang kurang terawat akibat tingginya biaya pemeliharaan, sehingga perlu solusi tata kelola yang lebih efektif."Banyak juga ya sarana olahraga yang idle gitu, tidak terurus, tidak terawat ya, karena memang biaya perawatannya sangat sangat mahal," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/12/2025).Wiyagus menegaskan pengelolaan stadion harus diarahkan untuk mendorong kewirausahaan, memperkuat ekonomi kreatif, serta meningkatkan daya saing industri olahraga nasional.Menurutnya, stadion dan kawasan sekitarnya dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk berbagai cabang olahraga, tetapi juga kegiatan seni dan ekonomi kreatif, sehingga manfaatnya lebih luas bagi masyarakat."Tentunya ini strategis ya, kolaborasi yang tadi disampaikan oleh dari Pemkot ya, kemudian juga dari Persib ya, dalam membangun tata kelola industri olahraga yang profesional, produktif dan berdaya saing," ujarnya.Sebagai langkah lanjutan, Kemendagri bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian UMKM akan menyusun kajian sebagai acuan nasional sebelum melakukan roadshow ke pemerintah daerah pemilik stadion.Tahap ini ditargetkan selesai sehingga skema pengelolaan baru bisa mulai diterapkan secara bertahap pada 2026."Kita zoom dua puluh pemda yang memiliki 20 stadion dengan mempresentasikan apa yang kita dengar sekarang, kemudian form skema yang akan kita jalankan juga kita sampaikan gitu ya agar bisa segera diwujudkan," ucap Wiyagus.Terakhir, Wiyagus berharap kolaborasi lintas pihak mampu menghidupkan kembali fungsi stadion dan kawasan olahraga. Ia menargetkan stadion tidak lagi terbengkalai, melainkan berkembang sebagai pusat olahraga, budaya, dan ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat."Makanya yang 20 stadion ini diharapkan bisa dikelola dengan baik ya dengan skema yang minimal sama dengan yang dilakukan oleh Pemkot (Bandung) ya," tandasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-01-15 03:43