Pramono Cek Ragunan Usai Viral Harimau Kurus: 'Sri Deli' Sehat dan Gemuk

2026-02-01 18:17:55
Pramono Cek Ragunan Usai Viral Harimau Kurus: 'Sri Deli' Sehat dan Gemuk
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung kondisi satwa di Taman Margasatwa Ragunan usai viralnya video harimau yang tampak kurus. Pramono memastikan harimau yang bernama Sri Deli dalam keadaan sehat dan jauh berbeda dari rekaman yang beredar."Teman-teman sudah lihat sendiri, harimau yang viral itu namanya Sri Deli. Kondisinya sekarang sangat sehat dan sangat gemuk," kata Pramono di Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).Menurut laporan yang diterimanya, video harimau kurus tersebut diduga direkam saat masa pandemi COVID-19, ketika aktivitas publik dibatasi dan operasional sejumlah fasilitas sempat terdampak."Tadi saya mendapatkan laporan kemungkinan video itu diambil ketika COVID kemarin, sehingga kondisinya seperti itu," ujarnya.Pramono menegaskan pihaknya terus memastikan kesejahteraan satwa, terutama soal pakan. Ia meminta dinas terkait melakukan pengecekan ketat agar tidak terjadi kelalaian seperti yang dituduhkan di media sosial."Yang diviralkan bahwa seakan-akan pakannya dibawa pulang ke rumah, nggak benar. Sekali lagi nggak benar," tegasnya.Ia menjelaskan seluruh proses pemberian pakan di Ragunan berada dalam pengawasan khusus. Pemberian pakan, katanya, juga sudah sesuai standar."Untuk proses pemberian pakan ini diawasi secara ketat dan ada yang bertanggung jawab secara khusus," imbuhnya. Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, sebelumnya menelusuri video viral yang menarasikan harimau kurus di Ragunan merupakan konten lama. Dia menduga video tersebut diunggah kembali belakangan ini."Jadi itu bukan posting yang baru sih. Tapi yang lama di-up lagi, entah motifnya apa. Kelihatannya memang itu ada ada sekelompok orang yang ingin membuat Ragunan tidak baik," ujar Bambang, kepada wartawan, Minggu (16/11).Bambang menyayangkan munculnya komentar yang tidak edukatif dalam unggahan tersebut. Pihak Ragunan juga menyatakan terbuka bagi siapa saja yang ingin membuktikan kondisi harimau secara langsung.Tonton juga video "Pramono Cek Ragunan Usai Video Harimau Kurus Viral: Sangat Gemuk"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-01 17:46