- Pihak SMKN 1 Ponorogo memberikan penjelasan terkait isu iuran Rp 1,4 juta kepada siswa kelas X yang beredar di media sosial.Pihak sekolah dan komite menyatakan bahwa kontribusi dana tersebut bersifat sukarela, bukan pungutan liar (pungli). Pembayaran tersebut tidak menjadi kewajiban bagi wali murid.Wakasek Humas SMKN 1 Ponorogo, Ribowo Abdul Latif mengatakan, sekolah tidak pernah mewajibkan pembayaran tersebut.Baca juga: Mantan Pejabat DLH Gugat Bupati Ponorogo, Bongkar Kejanggalan Mutasi Jelang OTT KPK“Terkait kontribusi itu tidak wajib,” kata Ribowo saat ditemui di SMKN 1 Ponorogo, dikutip dari Kompas.com, Selasa .Latif menjelaskan, nominal Rp 1,4 juta muncul dalam rapat pleno antara komite sekolah dan wali murid kelas X. Sementara teknis pengumpulan sumbangan berada di bawah kewenangan komite.“Kesepakatannya Rp 1,4 juta. Tetapi kenyataannya tidak semua wali murid harus membayar sebesar itu. Bisa sesuai kemampuan. Bisa lebih detail ke komite,” jelasnya.Baca juga: Usai Terjerat OTT KPK, Bupati Ponorogo Nonaktif Kini Digugat Rp 1 Miliar oleh Mantan Pejabat DLHMenanggapi hal itu, anggota Komite SMKN 1 Ponorogo, Sumani, membenarkan bahwa komite mengadakan rapat pleno terkait kontribusi partisipasi.Dia menyebut komite telah menyampaikan kepada wali murid bahwa sekolah memiliki sejumlah program pembangunan yang membutuhkan dukungan dana."Kalau setuju kan ibaratnya Jer Basuki, di mana harus mengeluarkan biaya. Angka Rp 1,4 juta itu muncul. Sekali lagi tidak mengikat," ujar Sumani.Baca juga: Tak Hanya Kena OTT KPK, Bupati dan Sekda Ponorogo Nonaktif Ternyata Juga Digugat Anak BuahnyaSelain itu, sumani menambahkan bahwa komite membuka ruang komunikasi bagi wali murid yang keberatan.Angka Rp 1,4 juta hanya prediksi kebutuhan pembangunan, bukan nominal yang wajib dibayar semua wali murid."Benar-benar tidak punya untuk ikut membantu ya silakan. Yatim piatu malah mendapat reward dari sekolah, dibantu biaya sekolahnya." imbuhnya.Baca juga: Profil Yunus Mahatma, Direktur RSUD Ponorogo yang Punya 2 Mobil Mewah Disita KPKSHUTTERSTOCK/MACIEJ MATLAK Isu Iuran Rp 1,4 Juta SMKN 1 Ponorogo.Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial yang menuding SMKN 1 Ponorogo, Jawa Timur, memungut iuran Rp 1,4 juta kepada siswa kelas X.Isu ini muncul setelah akun Instagram @halopendidikan dan @brorondm mengunggah dugaan informasi pungli di SMKN 1 Ponorogo dan menyebut Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur lambat menanggapi laporan warga.
(prf/ega)
Terkait Iuran Rp 1,4 Juta SMKN 1 Ponorogo, Ini Penjelasan Sekolah
2026-01-12 07:40:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:59
| 2026-01-12 06:49
| 2026-01-12 06:16
| 2026-01-12 05:50
| 2026-01-12 05:04










































