Longsor 8 Meter Isolasi Kecamatan Peunaron Aceh Timur

2026-02-02 09:38:54
Longsor 8 Meter Isolasi Kecamatan Peunaron Aceh Timur
ACEH TIMUR, – Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, masih terisolasi hingga Senin malam.Jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Ranto Peureulak ke Peunaron tertimbun longsor setinggi 8 meter, ditambah dengan puluhan rumah yang terseret banjir.Dia menambahkan, beberapa warga telah mencoba menerobos banjir, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil."Kebutuhan yang mendesak saat ini adalah bantuan logistik, karena di pasar tidak ada lagi logistik apapun," tutur dia.Baca juga: Korban Banjir Aceh Timur: Kami Mulai Kelaparan, Terkurung…Meskipun satu alat berat telah dikerahkan ke lokasi, Muhammad menyatakan, jumlah tersebut tidak cukup untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor."Setidaknya butuh 10 alat berat untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor sekitar 8 meter," jelasnya.Akibat kondisi ini, ribuan warga di pedalaman terkurung dan tidak dapat keluar untuk mencari bahan makanan.Baca juga: Bupati Aceh Timur: Rakyat Kami 2 Hari Tidak Makan…Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, juga menyoroti minimnya bantuan logistik kabupaten tersebut.Dia mengatakan, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan PT Medco EP&Malaka belum memadai untuk memenuhi kebutuhan seluruh korban banjir."Tadi ada datang bantuan dari BNPB dan Medco. Yang lainnya belum datang. Jumlah itu sangat minim sekali," pungkasnya.Sebelumnya, banjir telah merendam 18 kabupaten/kota di Aceh, dan hingga kini kebutuhan bahan pangan di seluruh wilayah tersebut belum tercukupi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-02 08:58