Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap dan Untung Ruginya?

2026-02-05 00:38:53
Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap dan Untung Ruginya?
– Di tengah gejolak pasar keuangan dan fluktuasi ekonomi global, banyak masyarakat mencari instrumen investasi yang menawarkan hasil stabil tanpa harus menghadapi risiko tinggi seperti saham.Salah satu pilihan yang kerap direkomendasikan adalah reksadana pendapatan tetap. Produk investasi ini menjadi alternatif menarik bagi investor yang ingin memperoleh imbal hasil lebih tinggi dari deposito, namun dengan risiko yang masih relatif terukur.Instrumen ini cocok bagi investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat, yang menginginkan pertumbuhan dana stabil dalam jangka menengah (1–3 tahun).Contohnya, bagi mereka yang sedang mempersiapkan dana pendidikan anak, biaya pernikahan, atau tabungan rumah, reksadana pendapatan tetap bisa menjadi pilihan ideal.Selain itu, produk ini juga sesuai bagi investor yang sudah memiliki portofolio saham, namun ingin menyeimbangkan risiko dengan aset yang lebih stabil.Baca juga: 7 Perbedaan Reksadana dan Saham, Serta Untung RuginyaMengutip laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), reksadana pendapatan tetap adalah instrumen investasi yang sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat utang.Reksadana ini memiliki risiko yang relatif lebih besar dari reksadana pasar uang. Reksadana pendapatan tetap adalah untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil.Berbeda dengan reksadana saham yang nilainya cenderung fluktuatif mengikuti pergerakan pasar modal, reksadana pendapatan tetap lebih stabil karena mayoritas dananya dialokasikan ke instrumen berpendapatan tetap dengan jangka waktu tertentu.Dana yang dihimpun dari investor akan dikelola oleh manajer investasi profesional. Mereka akan membeli surat utang dari berbagai penerbit misalnya obligasi pemerintah (SBN, ORI, sukuk ritel) atau obligasi korporasi, dengan pertimbangan tingkat bunga dan risiko.Keuntungan yang diperoleh investor berasal dari dua sumber:Baca juga: Peluncuran Reksadana Sepak Bola Pertama di IndonesiaDengan strategi ini, nilai investasi cenderung bergerak lebih stabil dibandingkan saham, meski tetap berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi daripada produk perbankan seperti deposito.Berikut ini adalah beberapa keuntungan dari reksadana pendapatan tetap:Baca juga: Dana Kelolaan Reksa Dana BRI Manajemen Investasi Tembus Rp 60 TriliunRisiko reksadana pendapatan tetapMeskipun relatif aman, reksadana pendapatan tetap tetap memiliki risiko yang perlu dipahami, antara lain:Reksadana pendapatan tetap adalah salah satu instrumen investasi yang ideal bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara risiko dan hasil.Dengan mayoritas dana ditempatkan pada obligasi, produk ini menawarkan pendapatan stabil dan potensi imbal hasil lebih tinggi dibandingkan deposito, tanpa perlu repot mengelola investasi sendiri. Jadi sudah tahu kan apa itu reksadana pendapatan tetap dan untung ruginya?Baca juga: BCA dan BNP Paribas Rilis Reksadana Syariah Dollar AS


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-04 23:20