Ahli Waris Korban Meninggal Bencana Sumatera Akan Dapat Santunan Rp 15 Juta

2026-01-12 03:45:53
Ahli Waris Korban Meninggal Bencana Sumatera Akan Dapat Santunan Rp 15 Juta
JAKARTA, - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, pemerintah akan memberikan santunan sebesar Rp 15.000.000 kepada ahli waris dari korban meninggal akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Hal tersebut disampaikannya usai Rapat Koordinator Tingkat Menteri terkait Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu ."Santunan untuk yang wafat sebesar Rp 15.000.000 yang akan diserahkan kepada ahli waris. Untuk yang luka-luka berat Rp 5.000.000," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers usai rapat, Rabu , dikutip dari Kompas TV.Baca juga: Pemerintah Siapkan 4 Bantuan Pascabencana Sumatera, Apa Saja?Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program jaminan untuk hidup (jadup) sementara bagi masyarakat terdampak bencana yang tinggal di hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).Gus Ipul menjelaskan, jaminan hidup sementara itu akan diberikan selama tiga bulan akan mendapatkan Rp 10.000 per individu untuk setiap harinya.Kendati demikian, angka Rp 10.000 untuk setiap individu masih akan dikaji bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno."Nah tadi kami lapor kepada Pak Menko apakah indeks Rp 10.000 masih memenuhi standar hari ini atau perlu ditingkatkan. Tentu nanti kami perlu arahan lebih lanjut," ujar Gus Ipul.Baca juga: Menko PMK Pastikan Pemerintah Punya Anggaran untuk Penanganan Bencana SumateraGus Ipul juga menyampaikan, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 100 miliar untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Hal ini diucapkan Gus Ipul menanggapi pernyataan influencer Axel Christian yang menjadi sorotan setelah videonya yang menyinggung bantuan Kemensos hanya berupa satu tenda di lokasi banjir di Aceh."Jadi bantuan-bantuan Kementerian Sosial tercatat dengan baik ya, dan kita sampai hari ini kira-kira sudah lebih dari Rp 100 miliar yang kita salurkan. Dan itu harus kami pertanggungjawabkan juga," ujar Gus Ipul.Baca juga: Wamenkes Ungkap Korban Bencana Sumatera Kekurangan Air Bersih dan Obat DiareGus Ipul meminta maaf apabila upaya yang dilakukannya selama ini belum maksimal. Sebisa mungkin, Kemensos akan terus menyalurkan bantuan sosial berdasarkan data-data yang diperoleh di lapangan bersama Pemda setempat.Gus Ipul memastikan, bantuan logistik yang disalurkan Kemensos dapat dipertanggungjawabkan karena terdokumentasi dengan baik."Jadi logistik dari Kementerian Sosial juga sangat terbatas, tetapi kementerian lain juga banyak yang memberikan dukungan logistik yang lebih besar dari Kementerian Sosial. Kita adalah satu tim ya, yang tidak bisa dipisah-pisahkan," kata Gus Ipul."Jadi kami mohon maaf kalau memang belum semuanya terjangkau, tapi semua potensi yang dimiliki oleh Kementerian Sosial sekuat tenaga kami salurkan," sambungnya.Baca juga: Menko Pratikno soal Bencana Sumatera: Ini adalah Prioritas Nasional/Tria Sutrisna Masjid di asrama putra Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Aceh Tamiang masih berdiri kokoh di antaranya tumpukan kayu yang terbawa arus banjir dan tanah longsor, Jumat .Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor mencapai 1.059 orang, per Rabu .


(prf/ega)