22 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Diduga Hirup Asap Bercampur Zat Beracun

2026-01-12 06:25:23
22 Korban Tewas Kebakaran Terra Drone Diduga Hirup Asap Bercampur Zat Beracun
JAKARTA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, 22 orang korban meninggal dalam kebakaran di gedung kantor PT Terra Drone Indonesia karena menghirup asap.Asap kebakaran mengandung zat karbon monoksida (CO) atau zat beracun lainnya."22 orang itu wafatnya, saya tanya apakah terbakar atau karena apa? Rupanya bukan karena terbakar, tapi karena asap. Ya mungkin karbon monoksida atau zat beracun lainnya ya, yang terisap," ujar Tito usai mengunjungi lokasi gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu .Baca juga: Polisi Identifikasi 10 Jenazah Korban Kebakaran Terra Drone, Ini IdentitasnyaKarbon monoksida (CO) merupakan gas tak berwarna, tak berbau, dan beracun yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna bahan bakar fosil (bensin, kayu, arang, gas alam, dll.)Diketahui, 19 orang berhasil diselamatkan dari lokasi kejadian.Ia pun mengapresiasi petugas pemadam kebakaran yang berhasil memadamkan api dan menyelamatkan korban.Kebakaran bersumber dari lantai satu gedung tersebut.Di sana merupakan tempat penyimpanan peralatan untuk pembuatan drone."Ada baterai di sana, dan peralatan lain untuk merakit drone yang sudah di-pack. Diduga kebakaran ada di lantai 1 ini, kita belum tahu apakah dari drone, baterai, atau dari kegiatan lain," ungkap Tito."Yang jelas terjadinya pada saat jam makan siang. Karyawannya lebih kurang ada total semuanya 76 sampai 80 orang. Tapi karena sebagian sedang makan siang, yang sisa adalah lebih kurang 41 orang," tambah dia.Baca juga: Kebakaran Terra Drone Berujung Maut, Mendagri: Jangan Sampai Terulang Lagi!Sebelumnya, kebakaran terjadi di gedung Kantor Terra Drone di Jl Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran pada Selasa kemarin.Informasi resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta menyebut, kebakaran di Gedung Terra Drone mulai diketahui sejak pukul 12.43 WIB.Tim damkar kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIBLalu sekitar pukul 14.10 WIB, tim damkar telah berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.Polres Metro Jakarta Pusat pada pukul 17.00 WIB mengkonfirmasi jumlah total korban meninggal sebanyak 22 orang, terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan.Salah seorang korban yang dijumpai di lokasi kejadian, Hansel (31), mengaku mencium bau tidak sedap dari asap kebakaran.Ia bilang bau yang tercium seperti bau kimia."Iya asapnya berbau. Baunya tidak enak. Seperti bau kimia," ujar Hansel kepada wartawan, Rabu.


(prf/ega)