Derita Warga Lhokseumawe, 2 Hari Listrik Padam karena Banjir

2026-01-12 16:16:38
Derita Warga Lhokseumawe, 2 Hari Listrik Padam karena Banjir
LHOKSEUMAWE, – Warga Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, mengalami listrik padam selama dua malam terakhir. Hingga Rabu malam, belum ada penjelasan dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terkait pemadaman tersebut.Listrik padam terjadi bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah itu pada Selasa sekitar pukul 23.30 WIB hingga Rabu malam.Salah seorang warga Desa Panggoi, Halida Bahri, mengatakan persediaan air bersih di rumahnya telah habis. “Sekarang pakai air hujan. Karena listrik padam sudah dua malam,” ujarnya.Baca juga: Banjir Lhokseumawe Rusak 2 Dapur MBG, Distribusi Makanan untuk Ribuan Siswa TerhentiWarga Desa Meunasah Masjid, Zulfadli, menyebutkan pemadaman listrik terjadi bersamaan dengan banjir yang merendam rumah warga hingga 80-100 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa.“Lengkap sudah penderitaan banjir, rumah terendam, listrik padam. Bahan makanan seadanya di rumah, karena tidak bisa keluar jalanan penuh air,” kata Zulfadli.Warga telah menyiapkan dapur umum di kawasan tersebut. Namun mereka belum memutuskan untuk mengungsi. “Jika air terus bertambah, kami akan mengungsi,” ucapnya.Pantauan Kompas.com, jalan utama menuju Kota Lhokseumawe di Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, terpaksa ditutup karena terendam banjir. Pengendara dialihkan ke jalur lain yang tidak tergenang. Jalan itu ditutup menggunakan tali tanpa pengaturan lalu lintas.Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe belum merilis data resmi terkait dampak banjir dalam lima hari terakhir.Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Lukman Hakim, menyebutkan pemadaman listrik disebabkan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV tumbang.Saat ini ratusan personel siaga PLN bersama puluhan unit alat berat dikerahkan untuk memulihkan lima tower yang terdampak banjir bandang. “Empat tower roboh dan satu tower lainnya mengalami kerusakan di wilayah Kabupaten Bireuen setelah banjir dan angin kencang melanda daerah tersebut,” ujarnya.Kerusakan infrastruktur itu menyebabkan pasokan listrik terganggu di Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil.“Kami harap masyarakat bersabar, tim terus bekerja,” kata Lukman.


(prf/ega)