MATARAM, - Fenomena munculnya 'air terjun dadakan' atau juga disebut warga sebagai 'gunung menangis' di kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) tuai perdebatan di tengah masyarakat.Terkait hal ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB akhirnya mengeluarkan penjelasan resmi terkait hasil kajian dan penjelasan Badan Geologi, Kementerian ESDM Republik Indonesia .Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Niken Arumdati menjelaskan, berdasarkan data dan analisis Badan Geologi, fenomena tersebut merupakan proses alamiah yang terjadi akibat curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari berturut-turut."Kondisi ini menyebabkan peningkatan limpasan permukaan (runoff) pada lereng-lereng perbukitan di wilayah Sembalun, khususnya di sekitar Desa Sembalun Bumbung," kata Niken, Senin .Baca juga: Cuaca Ekstrem, Desa Kertasari di Sumbawa Barat NTB Terdampak Banjir BandangSecara geologi, perbukitan di kawasan Sembalun tersusun oleh breksi vulkanik dan lava yang relatif kedap air.Sehingga air hujan tidak terserap secara optimal ke dalam tanah.Akibatnya, air mengalir di permukaan mengikuti alur-alur alami berupa sungai atau cekungan intermiten.Pada saat debit meningkat tampak sebagai air terjun yang muncul secara sementara."Fenomena ini akan berangsur menghilang setelah intensitas hujan menurun," katanya.Baca juga: 1.166 Pos Bantuan Hukum di NTB, Penyelesaian Perkara Didorong Tuntas di Tingkat DesaBadan Geologi Kementerian ESDM RI menegaskan bahwa fenomena ini tidak terkait dengan aktivitas kegunungapian maupun kejadian geologi berbahaya lainnya.Sehingga masyarakat tidak perlu panik.Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat, khususnya di area lereng curam dan tebing.Karena potensi bahaya yang mungkin timbul adalah jalan licin serta material tanah atau batuan yang terbawa aliran air.Sementara itu, Dinas ESDM Provinsi NTB akan terus berkoordinasi dengan Badan Geologi Kementerian ESDM, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya.Koordinasi ini untuk melakukan pemantauan dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
(prf/ega)
Warga Panik Ada Fenomena "Gunung Menangis" di Lombok, ESDM NTB: Akan Berangsur Menghilang
2026-01-13 07:29:36
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 07:16
| 2026-01-13 05:15
| 2026-01-13 05:10
| 2026-01-13 04:57
| 2026-01-13 04:54










































