Misteri Kotak Hijau Hadiah dari Arab Saudi untuk Suriah, Bikin Warga Geger

2026-01-11 20:17:53
Misteri Kotak Hijau Hadiah dari Arab Saudi untuk Suriah, Bikin Warga Geger
DAMASKUS, - Kehadiran sebuah kotak besar yang tertutup kain di dalam Masjid Umayyah, Damaskus, memicu rasa penasaran warga.Dikutip dari Albawaba, terdapat lambang Arab Saudi dalam kain hijau penutup kotak itu.Namun, teka-teki mengenai isi kotak itu ramai diperbincangkan di media sosial dan membuat warganet penasaran.Beberapa di antaranya menduga, kotak tersebut mungkin berisi salinan Al Quran unik dari Kompleks Raja Fahd.Warganet lain menyebut kotak tersebut mungkin merupakan tirai Kabah atau artefak dengan simbol Umayyah yang berada di Arab Saudi.Baca juga: Suriah Berpaling dari Iran, Dukung AS Buru Proksi TeheranDikutip dari Aljazeera Mubasher, Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa membuka langsung kotak tersebut selepas shalat Subuh di Masjid Umayyah, Senin .Kotak itu berisi hadiah berupa kain penutup Kabah modern yang bertuliskan potongan ayat Al Quran.Usianya diklaim tidak lebih dari dua atau tiga tahun, bukan kain penutup bersejarah yang berasal dari era Umayyah.Kain tersebut nantinya akan dipajang di dalam Masjid Umayyah di area khusus pengunjung, sebagai hadiah resmi dari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.Al Sharaa mengatakan, hadiah tersebut menjadi simbol kedekatan kedua negara, seperti Mekkah dan Syam.Baca juga: Trump Semprot Parfum ke Presiden Suriah Sambil Tanya, Punya Istri Berapa?Dalam pidatonya, ia turut memuji pengorbanan para pejuang dalam merebut kembali Damaskus."Kita akan membangun kembali Suriah yang kuat, dengan memadukan struktur modern dan masa lalunya," ujarnya.Pembukaan hadiah itu bertepatan dengan peringatan pertama runtuhnya rezim Assad, yang dipimpin oleh Bashar Al Assad, di Suriah.Sebagai informasi, runtuhnya rezim Assad terjadi setelajh pemberontak merebut Damaskus dalam serangan kilat.Sejak saat itu, Assad meninggalkan ibu kota menggunakan pesawat dan keberadaannya hingga kini belum diketahui.Ribuan orang turun ke jalan di ibu kota, melambai-lambaikan bendera dan meneriakkan kebebasan.


(prf/ega)