- Warga Jawa Barat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis dalam sepekan ke depan.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah fenomena atmosfer masih berpeluang memicu hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang di berbagai wilayah Jawa Barat.Potensi cuaca ekstrem ini berisiko menimbulkan dampak lanjutan, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan infrastruktur.Oleh karena itu, masyarakat dan instansi terkait diminta untuk lebih siaga, terutama di daerah rawan bencana.Baca juga: Apakah Dampak Bibit Siklon Tropis 91S Sama dengan Siklon Tropis Senyar? Ini Penjelasan BMKGKepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer dalam beberapa hari ke depan masih mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Barat.Ia meminta masyarakat tetap tenang, namun tidak mengabaikan potensi risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu."Sepekan ke depan beberapa fenomena atmosfer diprakirakan masih mendukung peningkatan potensi pertumbuhan awan konvektif dan hujan di sebagian wilayah Jabar. Gelombang atmosfer tipe Rossby dan low equatorial diprakirakan tetap aktif di wilayah Jabar," kata Teguh Rahayu saat dihubungi, Minggu .Menurutnya, aktivitas gelombang atmosfer tersebut berperan dalam meningkatkan suplai massa udara basah yang menjadi bahan baku terbentuknya hujan intensitas sedang hingga lebat.Baca juga: Menjauh dari Indonesia, BMKG Ungkap Siklon Tropis Bakung Tetap Picu Cuaca Ekstrem di Wilayah IniBMKG juga memantau adanya sirkulasi siklonik di selatan Pulau Jawa. Fenomena ini berpotensi menimbulkan pertemuan angin di sejumlah wilayah Jawa Barat, sehingga memperkuat proses pembentukan awan hujan.Selain itu, kelembapan udara di lapisan atmosfer menengah, yakni pada lapisan 850 hingga 500 milibar, terpantau relatif tinggi dengan kisaran 40 hingga 95 persen.Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu muka laut di perairan selatan Jawa yang masih relatif hangat.Baca juga: BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 14-15 Desember 2025"Potensi hujan sedang sampai sangat lebat disertai kilat dan angin kencang dapat terjadi pada skala lokal, dan durasi singkat ada di sebagian wilayah," ujar Teguh Rahayu.Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai, meskipun tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah.BMKG merinci wilayah Jawa Barat yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang dalam periode Senin hingga Minggu, 15–21 Desember 2025. Peringatan ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer.Baca juga: Presiden Prabowo Ingin Peringatan Dini BMKG Jadi Perhatian SeriusBerikut rincian wilayah berpotensi terdampak:
(prf/ega)
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Barat 15–21 Desember 2025, Ini Daftar Wilayahnya
2026-01-13 06:51:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:47
| 2026-01-13 06:05
| 2026-01-13 05:25
| 2026-01-13 05:12










































