Banjir di Babakan Madang Bogor: 75 Rumah Terendam, 178 Orang Terdampak

2026-01-12 05:08:58
Banjir di Babakan Madang Bogor: 75 Rumah Terendam, 178 Orang Terdampak
BOGOR, - Banjir melanda Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Minggu sekitar pukul 14.30 WIB.Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada tiga rumah dan berdampak pada 178 warga setempat.Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menjelaskan, banjir terjadi akibat meluapnya air dari Kali Sarapati setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut."Air meluap dari Kali Sarapati akibat hujan intensitas tinggi sehingga masuk ke permukiman dan menyebabkan kerusakan pada rumah,” ujarnya.Baca juga: Dedi Mulyadi Hentikan Penerbitan Izin Perumahan Usai Bandung Raya Dikepung BencanaBerdasarkan hasil kaji cepat, tiga rumah mengalami kerusakan yang bervariasi, yaitu milik Hamid, Ade, dan Madsari.Kerusakan tersebut meliputi dinding kamar hingga ruang tamu yang jebol, serta retakan pada beberapa bagian rumah.Selain itu, dua rumah lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan, dan total 75 rumah terendam, yang melibatkan 85 kepala keluarga (KK) atau 178 jiwa.Adam menambahkan, dari jumlah tersebut, tiga kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudara mereka akibat kerusakan rumah yang cukup parah.Baca juga: Warga Bantu Warga, Tempuh 40 Kilometer untuk Beri Makan Korban Banjir Agam SumbarMeskipun demikian, tim reaksi cepat (TRC) BPBD memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden ini.BPBD Kabupaten Bogor telah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk kaji cepat, analisis, evakuasi, penyemprotan, dan pembersihan material.Saat ini, air di Jalan Raya Cijayanti telah surut dan jalur tersebut kembali dapat dilalui kendaraan setelah sebelumnya terendam.Namun, Adam menyatakan, sebagian rumah yang rusak masih menunggu perbaikan lanjutan.Ia juga menegaskan, kebutuhan logistik tanggap darurat masih diperlukan untuk warga terdampak."Dari analisis di lapangan, perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait, terutama untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang,” ujarnya.Adam mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi di wilayah Kabupaten Bogor dalam beberapa hari ke depan.


(prf/ega)