Jelang Nataru, Pengemudi Bus Wajib Disiplin Periksa Kendaraan

2026-01-14 23:19:33
Jelang Nataru, Pengemudi Bus Wajib Disiplin Periksa Kendaraan
JAKARTA, – Jelang libur Nataru yang berlangsung tidak lama lagi, pengendara kendaraan niaga diimbau lebih berhati-hati. Tujuannya agar kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh berbagai faktor, dapat diantisipasi sejak awal.Ketua Sub Komite Lalu Lintas Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan, mengingatkan bahwa banyak insiden terjadi karena pengemudi tidak berada dalam kondisi prima, kurang disiplin mematuhi aturan, hingga tidak menguasai teknik mengemudi yang aman di berbagai kondisi jalan.Selain itu, kelalaian dalam melakukan pre-trip inspection serta kurangnya pemahaman terhadap tata cara berkendara di jalan menurun turut memperbesar risiko kecelakaan.Baca juga: Pengalaman Pemilik Menggunakan Chery J6: Irit dan Keren/Febryan Kevin Situasi terminal Kampung Rambutan enam hari jelang hari raya Idul Fitri, Senin .“Karena itu, kita harus terus menekankan bahwa pengemudi harus selalu dalam kondisi prima, disiplin, memahami prosedur pengecekan kendaraan sebelum beroperasi,” ujar Wildan, dalam keterangan resmi, Rabu .“Dan menguasai teknik mengemudi di berbagai kondisi, termasuk saat melintasi jalanan menurun. Semua aspek ini sangat menentukan keselamatan di jalan,” kata dia.Tak hanya menyoal kondisi fisik dan disiplin, Wildan juga menekankan pentingnya kemampuan pengemudi dalam mengidentifikasi dan mengklasifikasikan potensi risiko selama perjalanan.Baca juga: Yamaha FreeGo 125 Vs Suzuki Burgman Street 125EX: Mana Lebih Baik?/Dian Ade Permana Danang Ragil memeriksa kondisi bus pariwisata yang terpakir di garasi, Selasa Selain meningkatkan kecakapan mengemudi, pengemudi harus memahami langkah-langkah penanganan ketika menghadapi situasi darurat agar mampu mencegah kecelakaan berulang.Kasubdit Manajemen Keselamatan Ditjen Hubdat Kemenhub Ellis Simbolon, mengatakan, pengemudi kendaraan niaga perlu mendapat pembekalan mengenai identifikasi risiko, teknologi kendaraan, pemeriksaan kendaraan (pre trip inspection), hingga teknik defensive driving.Melalui bimbingan teknis yang dilakukan Kemenhub, diharapkan kualitas sumber daya manusia dalam sektor angkutan orang dapat meningkat.Baca juga: Honda Terjungkal, Posisi Penjualan Merosot di November 2025 RIKI ACHMAD SAEPULLOH Sopir bus di terminal type A kota Sukabumi saat di cek kesehatan sebelum di tes urine. Kamis “Kegiatan ini menggabungkan teori, praktik dan simulasi lapangan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan safety driving, sehingga kompetensi pengemudi meningkat dan dapat diterapkan saat bertugas,” kata Ellis.Ia berharap para pengemudi semakin mampu mengantisipasi risiko, mengurangi potensi kecelakaan, serta memberikan layanan yang lebih berkualitas dan berkeselamatan kepada masyarakat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-14 22:59