Gibran Bertemu Puluhan Pengusaha di Afsel: Salam Hangat dari Presiden Prabowo

2026-01-16 17:47:54
Gibran Bertemu Puluhan Pengusaha di Afsel: Salam Hangat dari Presiden Prabowo
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri forum Indonesia-Afrika CEO Forum di Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel). Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada puluhan pengusaha Afsel yang hadir dalam forum tersebut."Selamat siang semuanya. Salam hangat dari Presiden Prabowo untuk Anda semua dan juga apresiasi yang mendalam kepada pemerintah Afrika Selatan atas keramahan dan penyelenggaraan acara yang sangat baik," kata Gibran menyapa para pengusaha dilansir Antara, Sabtu (22/11/2025).Forum itu merupakan agenda pertama Gibran selama kunjungannya di Afsel. Agenda yang digelar pada Jumat (21/11) waktu setempat ini diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.Dalam pidatonya dengan bahasa Inggris, Gibran menyampaikan forum kerja sama ini menjadi langkah besar untuk memperkuat hubungan Indonesia-Afrika Selatan dan komitmen kedua negara guna memperluas kolaborasi."Dengan kolaborasi, negara-negara ekonomi berkembang dapat membentuk masa depan. Pertumbuhan global tidak hanya harus kuat tetapi juga adil dan inklusif," kata Gibran.Gibran menekankan Indonesia juga berkomitmen untuk memperluas investasi luar negeri di Afrika Selatan. Menurut Gibran, Afrika Selatan adalah mitra strategis dan pintu gerbang Indonesia agar masuk ke pasar Afrika. Di saat yang sama, Indonesia juga menawarkan kapasitas industri, sumber daya manusia, jaringan manufaktur, teknologi dan akses ke pasar ASEAN."Saya ingin menekankan komitmen kami untuk meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi dengan Afrika. Jadi, jika ada pertanyaan, mohon beri tahu kami," kata Gibran.Dalam forum tersebut, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Gibran, yakni Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.Diketahui, Gibran akan menyampaikan pidato mewakili Prabowo di KTT G20 Afrika Selatan sekaligus menegaskan posisi Indonesia terkait berbagai isu global prioritas.KTT G20 Afrika Selatan akan berlangsung pada 22-23 November 2025 di Johannesburg Expo Centre. Gibran juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara sahabat untuk menyampaikan pesan Prabowo.Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan mengapa Gibran mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam KTT tersebut."Jadwal KTT G20 di Afrika Selatan bertepatan dengan beberapa agenda Presiden di Tanah Air, sehingga Pak Presiden akan diwakili Pak Wapres di G20," kata Teddy kepada wartawan, Junat (21/11).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 15:53