Makan Malam Bersama Mantan PM Singapura, Walkot Pekanbaru Bahas Pembangunan Kota

2026-02-02 10:35:58
Makan Malam Bersama Mantan PM Singapura, Walkot Pekanbaru Bahas Pembangunan Kota
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho bertemu langsung dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Goh Chok Tong. Pertemuan dengan pemimpin yang dikenal membawa Singapura memasuki fase stabilitas ekonomi ini, berlangsung pada Kamis malam.Dimana, selain Wako Agung, turut hadir beberapa kepala daerah yang saat ini mengikuti penguatan bersama Lemhanas dan Kemendagri.Dalam diskusi, Wako Agung mengatakan, Chok Tong sempat membagikan pengalamannya dalam membangun Singapura pada awal 1990-an. Kata dia ada beberapa aspek yang harus dikuatkan bila ingin memajukan sebuah kota."Yang pertama beliau menekankan bagaimana pentingnya investasi sumber daya manusia menjadi sesuatu yang penting untuk kemajuan suatu daerah," ucap Wako Agung.Menurut dia, apa yang disampaikan Chok Tong juga tengah ia tingkatkan di Pekanbaru. Salah satunya melalui program Zero Putus Sekolah. Dimana Pemko Pekanbaru, menjamin seluruh anak dapat bersekolah dengan gratis."Memang yang pertama dibahas beliau adalah persoalan pendidikan. Saya sepakat, bahwa penguatan sistem belajar, terutama agar sekolah, merupakan fondasi, bukan beban anggaran," sebutnya."Kalau kita ingin memajukan sektor sumber daya manusia, maka pendidikan dan kesehatan menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. Begitu kata beliau," sambung Agung.Selain persoalan pendidikan, Chok Tong juga banyak membahas kesehatan. Dimana Singapura saat ini menjadi salah satu rujukan pengobatan dunia."Selain itu kami juga membahas pemberdayaan anak muda, terutama soal ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar. Nah ini pula yang sedang kami fokuskan di Pekanbaru," paparnya.Agung melanjutkan, pertemuan di Singapura malam itu menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran bagi para kepala daerah, yang menggambarkan fokus pada penguatan pendidikan, kesehatan, dan kompetensi generasi muda.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 09:55