Pertamax Langka di Kalsel, Antrean di Sejumlah SPBU Mengular hingga ke Jalan

2026-01-31 18:43:07
Pertamax Langka di Kalsel, Antrean di Sejumlah SPBU Mengular hingga ke Jalan
BANJARMASIN, - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mengalami kelangkaan di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak sepekan terakhir.Di Banjarmasin, antrean panjang terlihat di sejumlah Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), bahkan mengular hingga ke jalan, terutama di kalangan pengendara sepeda motor.Rudi, salah satu pengendara, mengungkapkan bahwa ia beralih dari Pertalite ke Pertamax setelah banyak kasus sepeda motor yang mengalami masalah.Baca juga: Warga Jember Ini Tetap Pakai Pertalite karena Murah, Ada yang Beralih ke Pertamax"Dulu lama pakai Pertalite karena lebih murah sedikit. Tapi karena banyak motor bermasalah, akhirnya pindah ke Pertamax. Tak apa-apa harga lebih mahal, yang penting motor aman," ujarnya saat ditemui di SPBU Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalsel kepada Kompas.com, Kamis .Namun, Rudi mengeluhkan kesulitan yang dialaminya untuk mendapatkan Pertamax."Kalau toh dapat, saya harus rela antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan 4 liter Pertamax. Saya memang selalu mengisi penuh, 4 liter itu sesuai kapasitas tangki motor saya. Tapi seminggu ini antrinya parah," jelasnya.Hal serupa juga dialami oleh pengendara sepeda motor lainnya, Ansyari.Baca juga: Konsumen Pertalite di Pasuruan Beralih, Pemilik SPBU: Pembeli Pertamax Naik 100 PersenIa mengaku harus bangun lebih awal untuk menghindari antrean panjang dan tidak kebagian BBM."Pernah agak siang isinya, antrenya panjang. Sementara antre, Pertamaxnya habis," beber Ansyari.Ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi kelangkaan Pertamax agar masyarakat dapat beraktivitas dengan normal."Yah semoga saja ada perhatian agar kita juga nyaman, tidak buang-buang waktu lama-lama di SPBU," harapnya.Menanggapi kelangkaan BBM jenis Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel angkat bicara.Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Firman Yusi, menyatakan bahwa kelangkaan ini tidak hanya terjadi pada BBM jenis Pertamax, tetapi juga Pertalite.Baca juga: Pertalite Habis, Pertamax Pun Sulit DidapatMenurutnya, kelangkaan kedua jenis BBM ini terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Kalsel.Firman mendesak Pertamina untuk memberikan penjelasan terkait kelangkaan BBM di Kalsel."Pertamina harus segera memberikan penjelasan yang terang benderang kepada publik. Mengapa pasokan BBM di Kalsel bisa langka hampir di semua jenis," ujarnya dalam keterangannya yang diterima, Kamis.Selain meminta penjelasan, Firman juga mendesak Pertamina untuk segera memberikan solusi agar kelangkaan BBM tidak terjadi lagi."Pertamina tidak boleh lambat merespons. Kami meminta langkah cepat dan terukur agar pasokan BBM kembali normal dan masyarakat tidak dirugikan," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-31 16:54