Arus Balik Nataru Mulai Ramai, Lalin GT Cikampek Utama Naik 46 Persen

2026-02-03 20:58:15
Arus Balik Nataru Mulai Ramai, Lalin GT Cikampek Utama Naik 46 Persen
JAKARTA, – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai menunjukkan peningkatan signifikan di sejumlah ruas tol Trans Jawa.PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume kendaraan yang kembali dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta dan sekitarnya pada periode H+3 Natal, Minggu .Pada hari tersebut, sebanyak 55.729 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju arah Jakarta. Angka ini meningkat 46,16 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 38.130 kendaraan.Baca juga: Pekan Ini Ganjil Genap Jakarta Hanya Berlaku 4 HariKOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf Kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Minggu . Lonjakan lalu lintas tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat yang mulai melakukan perjalanan arus balik setelah libur Natal.Sementara itu, pergerakan kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa juga masih terpantau tinggi. Pada periode yang sama, tercatat 35.216 kendaraan bergerak ke arah timur.Jumlah ini meningkat 37,29 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 25.651 kendaraan, menandakan mobilitas masyarakat di kedua arah masih cukup aktif pada fase libur akhir tahun.Baca juga: Puluhan Produsen Mobil Listrik China Terancam Tutup pada 2026KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf Pemudik melintas di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Senin .Untuk menjaga kelancaran arus balik, PT JTT meningkatkan kesiapan operasional dengan optimalisasi layanan lalu lintas dan transaksi di lapangan.Penguatan operasional dilakukan melalui penambahan jumlah petugas, pengaturan arus kendaraan di titik-titik yang berpotensi padat, serta pengoperasian 22 gardu tol di GT Cikampek Utama arah Jakarta.Selain itu, skema rekayasa lalu lintas berupa contraflow juga diberlakukan secara situasional atas diskresi Kepolisian untuk mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan, khususnya di jalur utama menuju wilayah Jabotabek.Baca juga: Sudah Tahu Puncak Macet: Mengapa Pengendara Tetap Datang?“PT JTT mengimbau kepada pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, memilih waktu perjalanan yang tepat, serta memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima,” ujar Ria Marlinda Paallo, VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, dalam keterangan resmi .Peningkatan volume kendaraan tidak hanya terjadi di GT Cikampek Utama, tetapi juga di sejumlah ruas tol Trans Jawa yang dikelola JTT di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.Di GT Kalikangkung, Semarang, volume kendaraan yang meninggalkan kota tersebut tercatat sebanyak 36.008 kendaraan atau naik 90,08 persen dari lalu lintas normal 18.944 kendaraan.Baca juga: Cek Harga Bekas Honda HR-V Desember 2025, mulai Rp 150 JutaanDok. PT Jasamarga Transjawa Tollroad GT Banyumanik.Sementara kendaraan yang masuk ke Semarang tercatat 23.099 kendaraan, meningkat 54,22 persen dibandingkan kondisi normal.Di GT Banyumanik, arus kendaraan menuju Jakarta juga meningkat signifikan. Pada H+3 Natal, sebanyak 43.599 kendaraan tercatat melintas menuju Jakarta, atau naik 71,06 persen dari lalu lintas normal 25.487 kendaraan.Adapun kendaraan yang bergerak menuju Solo mencapai 35.269 kendaraan, naik 32,76 persen dari kondisi normal sebanyak 26.566 kendaraan.Baca juga: Changan Lumin EV vs VinFast VF 3: Adu Mobil Listrik PerkotaanDok. Jasa Marga Ilustrasi Gerbang Tol WarugunungDi wilayah Jawa Timur, peningkatan lalu lintas juga tampak di beberapa gerbang tol utama. Di GT Warugunung, sebanyak 23.896 kendaraan menuju Jakarta, atau naik 19,40 persen dari lalu lintas normal 20.014 kendaraan.Untuk arah Surabaya, tercatat 30.256 kendaraan, meningkat 32,45 persen dibandingkan normal 22.844 kendaraan.Kenaikan lalu lintas juga terjadi di GT Kejapanan Utama, dengan 38.863 kendaraan menuju Surabaya atau naik 15,37 persen dari kondisi normal, serta 31.497 kendaraan menuju Malang yang meningkat 16,53 persen dari lalu lintas biasanya.Di GT Singosari, kendaraan arah Surabaya tercatat sebanyak 20.748 unit atau naik 8,37 persen, sedangkan kendaraan menuju Malang mencapai 17.972 unit, meningkat 14,08 persen dari lalu lintas normal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-03 19:08