Kementerian PU Fokus Buka Akses Jalan ke Titik Terdampak Bencana Sumatera

2026-01-12 09:26:53
Kementerian PU Fokus Buka Akses Jalan ke Titik Terdampak Bencana Sumatera
JAKARTA, - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, kementeriannya terus fokus untuk membuka akses jalan yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar)."Sementara di Aceh juga ada beberapa titik yang belum kita buka, kita juga lagi fokus di Aceh. Jadi Aceh dan Sumut fokus kita hari ini," ujar Dody di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa .Dody melanjutkan, saat ini sejumah titik di Sumut sudah terbuka dan tidak terisolasi lagi.Baca juga: Pemerintah Akan Santuni Korban Bencana di Sumatera, Ini RinciannyaSalah satunya adalah wilayah Sibolga yang sudah bisa dilalui oleh motor dan mobil, tetapi untuk truk belum dapat melintas."Sebagian besar sih sudah (terbuka aksesnya). Tapi, kita lagi mengupayakan daerah-daerah yang paling penting. Sibolga itu sudah terbuka, tapi belum (bisa dilewati) truk. Sampai kemarin itu truk yang kecil itu belum bisa masuk. Hanya baru mobil kecil dan motor. Karena menggunakan dua batang pohon kelapa yang dijejer supaya bisa jalan dulu," kata Dody.Kementerian PU, kata Dody, menargetkan agar truk yang membawa bantuan bisa melintas dan masuk ke Sibolga pada hari ini.Baca juga: Basarnas Ungkap Tantangan Evakuasi Korban Bencana di SumateraPihaknya juga fokus untuk membuka semua jalur menuju Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah. Termasuk wilayah-wilayah lain yang masih terisolasi.Alat berat sudah dikerahkan untuk membukan dan membersihkan akses menuju wilayah-wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar."Saat ini prioritas kami adalah membuka akses seluruh daerah yang masih terputus," ujar Dody.Baca juga: Prabowo Pimpin Langsung Komando Penanganan Bencana Banjir SumateraDiketahui, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar berjumlah 631 orang, per Selasa pukul 11.00 WIB."Sumatera Utara 293 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa dan Aceh 173 jiwa. Jumlah meninggal dunia 631 jiwa," demikian data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025 yang tertulis di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) pada Selasa , sebagaimana dilihat Kompas.com pada pukul 11.00 WIB.Baca juga: Pemerintah Didorong Perkuat Sistem Deteksi Dini dan Mitigasi BencanaAdapun rinciannya, sebanyak 173 orang meninggal dunia, korban hilang 204 jiwa dan korban luka 1.800 orang di Aceh.Kemudian, korban meninggal sebanyak 165 orang, korban hilang 114 orang, dan 112 orang terluka di Sumbar. Sementara jumlah korban di Sumut mencapai 293 jiwa, 153 orang hilang, dan 614 orang terluka."Jumlah total korban terluka 2.600 orang, 472 jiwa hilang, dan 1 juta orang mengungsi," tertulis data di situs Pusdatin BNPB.


(prf/ega)