Bos KCIC Serahkan Opsi Restrukturisasi Utang Kereta Cepat ke Danantara

2026-01-12 00:02:53
Bos KCIC Serahkan Opsi Restrukturisasi Utang Kereta Cepat ke Danantara
JAKARTA, - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi menyerahkan opsi restrukturisasi atau penyelesaian utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).Dwiyana memaparkan, alasannya karena pengelolaan KCIC berada di bawah naungan Danantara.Ia menegaskan bahwa apa pun mekanisme maupun skema penyelesaian utang kereta cepat akan diserahkan sepenuhnya kepada Danantara.Baca juga: Bos KAI Yakin Kereta Cepat Bisa Diperpanjang hingga BanyuwangiPT KCIC Kereta Cepat Whoosh. Pakar ekonomi dari Unair sebut pernyataan Jokowi tentang pembangunan kereta cepat Whoosh sebagai investasi sosial tidak bisa menjadi pembenaran"Pokoknya kalau untuk restrukturisasi kan kita serahkan ke Danantara. KCIC di bawah Danantara. Jadi apa pun mekanisme, skemanya, kita serahkan ke Danantara," katanya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian pada Senin malam.Dwiyana menyebut KCIC akan tunduk dan patuh pada keputusan Danantara.Adapun hari ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Dwiyana.Saat dikonfirmasi, Menko Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pertemuan tersebut hanya membahas aspek teknis operasional Whoosh, bukan terkait dengan isu utang kereta cepat tersebut yang belakangan santer diberitakan.Baca juga: Penyelesaian Utang Proyek Whoosh Belum Diputuskan, Purbaya: Prosesnya Masih Berjalan“KCIC (membahas) pertemuan teknis,” ungkap Airlangga Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bakal memakai dana negara hasil pengembalian dari kasus korupsi untuk membayar utang proyek Whoosh.


(prf/ega)