Korban Penipuan WO Datangi Polsek Cipayung, Laporan Diarahkan ke Polda Metro

2026-01-13 10:04:56
Korban Penipuan WO Datangi Polsek Cipayung, Laporan Diarahkan ke Polda Metro
JAKARTA, - Sejumlah warga mendatangi Mapolsek Cipayung dan mengaku tertipu sebuah wedding organizer (WO) yang berkantor di wilayah Jakarta Timur, Minggu . Bahkan, para korban sempat mendatangi rumah AP, pemilik WO tersebut, sebelum mendatangi kantor polisi. "Jadi, dari korban-korbannya ke Polsek. Namun, pelakunya enggak diamanin kita, dia (pelaku) masih di sana (TKP)," ujar Kanit Reskrim Polsek Cipayung AKP Edi Handoko saat dikonfirmasi, Senin .Baca juga: Warga Geruduk Rumah Pemilik WO yang Diduga Tipu Ratusan Pasangan di JaktimKorban berasal dari berbagai daerah, seperti Cimanggis, Cileungsi, Bogor, dan Bekasi. Para korban kemudian diarahkan untuk berkumpul dan melapor ke Polda Metro Jaya."Jadi korbannya ke sini, ke Polsek semua nih menurut piket. Namun, begitu sampai ini, diarahkanlah karena LP (Laporan Polisi) itu sudah ada yang buat ke Polda Metro," jelas dia.Meski lokasi penggerebekan berada di wilayah hukum Polsek Cipayung, Edi memastikan AP tidak ditahan di Polsek Cipayung."Itu dulu, perkembangan lain nanti kita update," kata dia.Sebelumnya, kasus ini terungkap dari unggahan seorang perias pengantin di TikTok yang melaporkan pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Sabtu .“Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya,” jelas salah seorang korban, Tamay (26), saat dihubungi Kompas.com, Minggu.Baca juga: Wedding Organizer Diduga Tipu Ratusan Korban di Jakarta, Kerugian hingga Rp 16 MiliarDugaan penipuan ini mulai terungkap setelah perias pengantin mengunggah kejadian di media sosial TikTok.Warganet yang mengaku sebagai korban kemudian membanjiri kolom komentar. Para korban pun berkomunikasi lebih lanjut melalui grup obrolan WhatsApp untuk menyamakan informasi.Dari hasil diskusi para korban, WO tersebut diduga memberikan penawaran yang sama secara menggiurkan untuk menarik pelanggan.Saat ini, pihak WO sudah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara, diikuti oleh korban yang ingin mengetahui kejelasan dugaan penipuan.“Ini semua sudah di Polres Jakarta Utara. Termasuk owner-nya, semuanya, marketingnya. Mereka berkelit. Pokoknya enggak jelas lah, kami enggak dapat titik terangnya,” ujar Tamay.Beberapa korban yang acaranya sudah berlangsung dimintai keterangan.


(prf/ega)