JAKARTA, - PT Astra International Tbk (ASII) mencatat perbaikan penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada November 2025, meski akumulasi kinerja sepanjang tahun masih berada di bawah tekanan.Data perseroan memperlihatkan Astra membukukan 36.041 unit sepanjang periode yang dimaksud, naik dari 35.206 unit pada bulan sebelumnya.Baca juga: Motor Kustom Indonesia Curi Perhatian di Yokohama, Ada Stylo ArjunoDokumentasi Astra Group Pemilik Astra Internasional pertama adalah William Soeryadjaya. Namun saat ini pemilik Astra Group yakni Jardine Cycle & Carriage Limited.Peningkatan ini menjadi sinyal positif setelah dua bulan berturut-turut mencatatkan pelemahan.Pemulihan juga terlihat pada segmen low cost green car (LCGC). Penjualannya naik dari 12.737 unit pada Oktober 2025 menjadi 14.446 unit, mendorong pangsa pasar LCGC perseroan ke level 81 persen.Namun, secara tahunan, laju penjualan masih tertahan.Dibandingkan dengan November 2024, kinerja Astra terkoreksi 8,54 persen, sementara penjualan LCGC turun lebih dalam hingga 18,56 persen year-on-year (yoy).Secara kumulatif, penjualan Astra periode Januari–November 2025 tercatat 368.426 unit, turun 16,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (440.806 unit).Baca juga: Pindad Siapkan Pabrik Mobil Nasional di Subang, Produksi 500.000 UnitKompas.com/Donny Toyota Agya GR Sport di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025Untuk LCGC, penjualan kumulatif mencapai 84.015 unit, anjlok 30,52 persen dari 120.936 unit pada 11 bulan 2024.Hal ini membuat pangsa pasar perseroan terhadap pasar otomotif dalam negeri turun dari 56 persen sepanjang tahun lalu menjadi 52 persen.Pelemahan ini tak lepas dari persaingan ketat di segmen entry level, terutama dari produsen mobil listrik China yang menawarkan model berharga di bawah Rp 300 juta, sehingga konsumen LCGC dan city car semakin terpecah.Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, mengatakan pasar otomotif nasional masih dihadapkan pada tantangan daya beli serta kompetisi yang semakin padat.“Kami terus berupaya memberi pilihan kendaraan yang relevan bagi konsumen, termasuk melalui peluncuran model baru dan program penjualan di pameran otomotif. Harapannya, kondisi pasar bisa berangsur membaik tahun depan,” ujar Windy dalam keterangannya yang dikutip Rabu .Tren penurunan juga tecermin pada pasar nasional, di mana data Gaikindo mencatat penjualan wholesales November 2025 mencapai 74.252 unit, turun tipis 0,8 persen dari tahun sebelumnya.Di sisi lain, penjualan ritel naik 3,7 persen menjadi 79.310 unit.Meski demikian, secara kumulatif, penjualan masih melemah.Sepanjang Januari–November 2025, wholesales turun 9,6 persen menjadi 710.084 unit, sedangkan ritel merosot 8,4 persen ke 739.977 unit.
(prf/ega)
Penjualan LCGC Astra Naik, Namun Masih Tertahan Secara Tahunan
2026-01-11 22:15:00
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:11
| 2026-01-11 21:55
| 2026-01-11 21:47
| 2026-01-11 21:10
| 2026-01-11 21:02










































