Detail 9 Keluhan LaLiga ke RFEF Soal Chant Kasar kepada Barcelona dan Yamal

2026-02-04 04:31:46
Detail 9 Keluhan LaLiga ke RFEF Soal Chant Kasar kepada Barcelona dan Yamal
- LaLiga resmi mengajukan sembilan keluhan kepada RFEF (Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol) terkait nyanyian bernada ofensif yang ditujukan kepada Barcelona dan pemain muda mereka, Lamine Yamal.Hal tersebut terjadi dalam pertandingan pekan ke-12 Liga Spanyol (LaLiga) melawan Celta Vigo di Stadion Balaidos, Senin .Dalam laporan yang dikirim ke RFEF, LaLiga menyertakan dokumentasi rinci mengenai berbagai chant kasar yang terjadi selama pertandingan tersebut.Kasus ini menjadi perhatian khusus karena melibatkan ujaran kebencian dan seruan kekerasan terhadap pemain muda Barcelona.Baca juga: Barcelona Urung Tawarkan Kontrak, Robert Lewandowski Pertimbangkan PensiunMenurut laporan dari media Spanyol, terdapat sembilan kejadian pelecehan verbal dari sebagian pendukung Celta Vigo di tribun bawah Balaidos.Dua di antaranya dikategorikan sangat serius karena mengandung ajakan untuk mencederai pemain.Dalam satu momen, sejumlah pendukung terdengar meneriakkan “injak dia, injak dia” ke arah Lamine Yamal pada menit ke-81, serta chant serupa kepada Andreas Christensen di menit ke-90.Selain itu, chant bernada menghina seperti “P*ta Barça” juga diteriakkan secara serempak hingga enam kali oleh kelompok suporter yang berada di sekitar papan skor stadion.LaLiga mencatat bahwa chant tersebut berlangsung sekitar sepuluh detik dan dilakukan secara kolektif.Petugas keamanan baru turun tangan setelah chant ketiga. Seluruh kejadian tersebut kini masuk dalam berkas resmi pengaduan LaLiga kepada RFEF.Baca juga: Reaksi Barcelona atas Kunjungan Diam-diam Lionel Messi ke Camp NouDikutip dari Mundo Deportivo, berikut ini adalah semua keluhan yang tercantum dalam laporan LaLiga kepada RFEF:AFP/JOSEP LAGO Momen selebrasi gol Ferran Torres dalam laga pekan ke-32 Liga Spanyol 2024-2025 antara Barcelona vs Celta Vigo di Estadi Olimpic Lluis Companys, 19 April 2025. (Photo by Josep LAGO / AFP)1. Pada menit ke-8 pertandingan, sekelompok suporter lokal yang berada di sektor tengah tribun papan skor bawah, yang tergabung dalam kelompok suporter, meneriakkan yel-yel "Puta Barça" secara serempak dan terkoordinasi selama kurang lebih 10 detik.2. Pada menit ke-10 pertandingan, sekelompok suporter lokal yang berada di sektor tengah tribun papan skor bawah, yang tergabung dalam kelompok suporter, meneriakkan yel-yel "Puta Barça" secara serempak dan terkoordinasi selama kurang lebih 10 detik.3. Pada menit ke-45 + 4 pertandingan, sekelompok suporter lokal yang berada di sektor tengah tribun papan skor bawah, yang tergabung dalam kelompok suporter, meneriakkan yel-yel "Cuckold, cuckold" secara serempak dan terkoordinasi selama kurang lebih 10 detik yang ditujukan kepada pemain FC Barcelona, Lamine Yamal.4. Pada menit ke-61 pertandingan, sekelompok suporter lokal yang berada di sektor tengah tribun papan skor bawah, yang tergabung dalam kelompok suporter, meneriakkan yel-yel "Puta Barça" secara serempak dan terkoordinasi selama kurang lebih 10 detik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-04 02:28