JAKARTA, - Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer sepakat memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Inggris dalam pertemuan virtual pada Sabtu .Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut pertemuan virtual tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.Baca juga: Gibran Sampaikan Salam dari Prabowo Saat Berpidato di Indonesia-Afrika CEO ForumPertemuan itu juga membuka jalan menuju peluncuran resmi Indonesia-UK Strategic Partnership pada awal tahun mendatang.“Kedua pihak berencana meluncurkan secara resmi Indonesia-UK Strategic Partnership, yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah kerja sama kedua negara,” kata Teddy dalam keterangannya, Sabtu .Teddy menyebut salah satu fokus utama pembahasan adalah sektor maritim. Menurut dia, kedua pemimpin sepakat memperkuat Maritime Partnership Program yang meliputi kolaborasi keamanan laut, pertukaran informasi, dan peningkatan kapasitas penegakan hukum.Selain itu, Prabowo dan Starmer juga membahas percepatan Economic Growth Partnership. Teddy menuturkan bahwa Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia memperluas kolaborasi ekonomi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan jangka panjang.“Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap memperluas kolaborasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ungkap Teddy.Di sektor pendidikan, kata Teddy, PM Starmer menyatakan dukungan penuh terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia.“PM Starmer memberi perhatian terhadap rencana ekspansi kehadiran universitas-universitas terkemuka Inggris di Indonesia dan menyampaikan komitmen pemerintah Inggris untuk menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia,” ucap Teddy.Baca juga: Prabowo Minta Tak Disambut Pelajar di Jalan, Kemendagri Siap Terbitkan SE jika PerluSelain isu bilateral, Prabowo dan Starmer turut membahas perkembangan situasi di Gaza. Keduanya menekankan urgensi pembentukan stabilisation force internasional untuk melindungi warga sipil serta memastikan bantuan kemanusiaan dapat berjalan tanpa hambatan.Teddy menegaskan pertemuan ini menjadi fondasi bagi agenda strategis Indonesia–Inggris pada tahun depan.“Pertemuan virtual tersebut menandai langkah awal penting menuju agenda bersama pada awal tahun mendatang, serta mempertegas komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan yang inklusif, visioner, dan saling menguntungkan,” tutur Teddy.
(prf/ega)
Prabowo dan PM Inggris Keir Starmer Gelar Pertemuan Virtual, Bahas Kemitraan Strategis
2026-01-12 05:20:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:24
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 04:14










































