- Situasi Xabi Alonso di Real Madrid tengah menjadi sorotan. Ia dalam tekanan setelah hanya mampu mengantar Madrid tiga kali menang dalam sembilan laga terkini.Pelatih berusia 44 tahun ini terancam dipecat meski baru enam bulan melatih Real Madrid.Alonso sebelumnya meninggalkan Bayer Leverkusen pada awal Juni untuk bergabung dengan tim raksasa Spanyol beralias Los Blancos.Tetapi, Xabi Alonso dihadapkan dengan tantangan tak mudah dalam periode awalnya melatih Real Madrid.Real Madrid besutan Alonso hanya menang tiga kali dalam sembilan partai terakhir di semua kompetisi. Terakhir, Los Blancos menang 2-1 atas Alaves, namun tetap saja masa depan Alonso sebagai pelatih Real Madrid masih jadi topik bahasan.Baca juga: Kala Real Madrid adalah Kylian Mbappe...Ketegangan hubungan dengan pemain bintang klub, Vinicius Junior, menjadi kerikil lain dalam perjalanan karier Alonso di Madrid.Situasi Xabi Alonso di Real Madrid mengundang perhatian CEO Leverkusen, Fernando Carro. Ia mengaku sempat bertemu Alonso ketika kompetisi liga rehat.“Selama jeda internasional, saya berada di Madrid selama akhir pekan dan staf pelatih serta keluarganya datang ke rumah kami dua kali.""Kami memiliki hubungan yang sangat baik – setelah semua, selama tiga tahun itu, kami seperti sebuah keluarga,” ungkap Carro dilansir dari Football Espana.“Saya juga tahu bahwa mereka mengikuti pertandingan kami dan kami mengikuti mereka, kami saling menghargai dan menjaga kontak yang sangat dekat,” ucap Carro menambahkan.Baca juga: Hasil Alaves Vs Real Madrid 1-2: Xabi Alonso Bicara Kemenangan dan Isu Ruang GantiCarro juga memberikan pendapatnya tentang situasi Alonso di Real Madrid. Ia menyoroti kurangnya dukungan dari pihak manajemen di Bernabeu.“Pada saat itu, kami berharap dia tetap di sini, tetapi kami tahu bahwa dia adalah pelatih yang memiliki bakat luar biasa yang kini berada dalam konteks berbeda di Madrid,” tutur Fernando Carro.“Jika presiden mengatakan bahwa seorang pelatih adalah kejahatan yang diperlukan, jika pelatih dibiarkan sendirian dan selalu menjadi sasaran kritik, maka situasinya sangat berbeda dari yang dia alami di Leverkusen, di mana kami semua bekerja sama dan tidak meninggalkan pelatih sendirian secara politik,” tutur Carro mengomentari situasi Alonso di Real Madrid.Carro juga membuka kemungkinan bagi Alonso untuk kembali ke Leverkusen di masa depan, jika sang pelatih meninggalkan Real Madrid.“Pintu terbuka. Jika mereka berdua ingin kembali, mereka bisa melakukannya kapan saja.”
(prf/ega)
Real Madrid Dikecam karena Tinggalkan Xabi Alonso Sendirian
2026-01-12 04:20:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:58
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 04:36
| 2026-01-12 04:12
| 2026-01-12 04:00










































