JAKARTA, – Pasar motor bebek memang sudah tidak seramai era 2000-an, ketika model seperti Vega R dan Jupiter Z menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.Kini, pangsa pasarnya jauh lebih kecil dibandingkan skutik.Namun, Yamaha menegaskan masih setia melayani kebutuhan konsumen setia motor bebek di berbagai daerah.Baca juga: Korupsi Bupati Bekasi: LHKPN Ungkap Koleksi Mobil Mewah Rp2,4 Miliardok. Yamaha Mataram Sakti Yamaha MX King tersedia di diler Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan segmen motor bebek masih memiliki ceruk pasar tersendiri, meski kontribusinya tidak besar.“Bebek masih ada, kami masih ada Vega Force sama Jupiter Z1 dan juga MX King. (Komposisi penjualan di pasar) yang pasti di bawah 20 persen,” ujar Rifki di Jakarta .Rifki menjelaskan, permintaan motor bebek relatif stabil di beberapa wilayah di luar Jawa.Baca juga: Penjualan Yamaha 2025: NMAX dan Aerox Diklaim TerlarisFoto: Yamaha Yamaha Vega ForceKarakter jalan, kebiasaan berkendara, serta kebutuhan fungsional membuat motor bebek masih dianggap relevan.Salah satunya untuk segmen komersial seperti perusahaan perkebunan, operasional instansi, hingga kebutuhan niaga di daerah yang membutuhkan motor tangguh dan efisien.“(Motor bebek) masih stabil, terutama untuk daerah-daerah luar Jawa, seperti Kalimantan, Sumatera itu masih ada. Sektor fleet mungkin salah satunya menyumbang dari permintaan yang stabil,” kata dia.Baca juga: Mobil Matic Lebih Boros? Ini Cara Berkendara Agar Irit BBMDok. YIMM Yamaha MX King 150 warna baru yang meluncur Desember 2025.Di sisi lain, perubahan tren pasar nasional membuat pabrikan mau tidak mau mengalihkan fokus ke segmen yang lebih besar, seperti skutik dan produk premium.Namun, Yamaha memilih tetap menjaga keberadaan lini bebeknya sebagai bentuk komitmen pada konsumen lama yang masih mengandalkan model tersebut.Dengan komposisi pasar yang kian kecil namun konsisten, motor bebek kini tak lagi menjadi tulang punggung penjualan.Meski begitu, keberadaannya tetap dianggap penting, terutama sebagai segmen fungsional yang masih punya peran di berbagai daerah Indonesia.
(prf/ega)
Motor Bebek Yamaha: Masih Relevan di Luar Jawa, Ini Alasannya
2026-01-12 03:44:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:26
| 2026-01-12 02:24
| 2026-01-12 01:56
| 2026-01-12 01:47
| 2026-01-12 01:45










































