Polresta Pekanbaru Sidak Pasar, Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Nataru

2026-02-04 16:06:18
Polresta Pekanbaru Sidak Pasar, Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Nataru
Polresta Pekanbaru menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini menyasar Pasar Cik Puan dan Gudang Bulog di Kota Pekanbaru.Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (17/12/2025), dipimpin oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Ronald Sumaja dan Wakil Wali Kota Pekanbaru H Makarius Anwar. Turut hadir, Disperindag Iwan Simatupang, serta jajaran pimpinan Bulog Pekanbaru.Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika mengatakan sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan rantai distribusi pangan tidak terganggu di penghujung tahun. Hasil pengecekan di Pasar Cik Puan, aktivitas jual beli berlangsung normal dan ketersediaan bahan pokok masih mencukupi."Beberapa komoditas mengalami fluktuasi, namun hal ini masih dalam batas wajar dan relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya," kata Kombes Jeki.Peninjauan kemudian berlanjut ke Gudang Bulog Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman. Dari hasil pemeriksaan, stok beras dan bahan pangan strategis lainnya dipastikan dalam kondisi aman."Ketersediaan cadangan pangan di Gudang Bulog masih mencukupi hingga masa libur panjang mendatang," imbuhnya.Lebih lanjut, Kombes Jeki menyampaikan kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif kepolisian bersama pemerintah daerah untuk menjaga kondusivitas wilayah."Dengan terjaganya stabilitas pangan, diharapkan masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran akan kelangkaan barang pokok," tuturnya.Lihat juga Video 'Kakorlantas Cek Jalur Surabaya-Banyuwangi Jelang Nataru: Semua Skenario Siap':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-04 16:10