Pabrik Baru Jadi Langsung Didemo, Ini Tanggapan VinFast

2026-01-12 05:42:50
Pabrik Baru Jadi Langsung Didemo, Ini Tanggapan VinFast
JAKARTA, - Pendirian pabrik VinFast di Indonesia menandai langkah penting produsen mobil listrik asal Vietnam tersebut dalam memperkuat basis produksinya di Tanah Air. Namun, kehadiran fasilitas manufaktur baru ini tidak lepas dari respons masyarakat sekitar.Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan oleh ratusan warga yang tinggal di sekitar kawasan pabrik. Video aksi tersebut sempat beredar luas dan menjadi perbincangan di media sosial.Baca juga: VinFast Siap Luncurkan MPV Listrik 7-Penumpang Rakitan LokalRatusan warga yang tinggal di sekitar pabrik melakukan demo hingga videonya viral di media sosial. Salah satu videonya diunggah oleh akun Instagram @haluandotco, belum lama ini.A post shared by Haluan Media (@haluandotco)"Sehari setelah grand opening, pabrik mobil listrik VinFast milik PT VinFast Automobiles Indonesia yang berlokasi di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Jawa Barat, didemo ratusan warga setempat pada Selasa .," tulis keterangan pada unggahan tersebut.CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan, itu adalah dinamika yang wajar dari masyarakat sekitar. Menurutnya, tentu VinFast akan terus mendengarkan aspirasi dari warga sekitar.Baca juga: VinFast Bicara Peluang Pasarkan Mobil PHEV di Indonesia"Karena kami ini kan baru mulai. Perjalanan kita masih panjang, tentu kita harus berjalan bersama-sama. Bukan dengan hanya warga sekitar tapi Subang, Jawa Barat, dan Indonesia," ujar Kariyanto, saat ditemui di VCreator Summit 2025, di Bali, belum lama ini.Foto: /Ruly VinFast resmikan pabrik di Subang, Jawa Barat.Kariyanto menambahkan, pihaknya pasti akan menyerap tenaga kerja dari sekitar pabrik. Namun, standar tetaplah standar, dan VinFast akan mengikuti standar yang ada."Tentu kami terus mengembangkan kerjasama juga dengan misalnya universitas vokasi terkait untuk memastikan bahwa bukan hanya warga lokal, tapi sekitar pun juga memenuhi standar yang ada," ujarnya.


(prf/ega)