Truk tersebut berencana mengantarkan bantuan ke Desa Sara Raja, yang merupakan desa terjauh di kabupaten tersebut.Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Aceh Utara, Halidi, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis , menjelaskan bahwa truk dengan nomor polisi BL 8013 KI tersangkut di jalanan berlumpur akibat banjir sejak sore hari.Baca juga: Kabar 80 Ton Bantuan Hilang, Kepala Data dan Informasi Bener Meriah Aceh: Di Posko, Setiap Butir Tercatat"Saat proses evakuasi truk, ban truk pecah. Personel Satpol PP sudah menjelaskan kepada warga bahwa truk itu untuk desa lain, bukan desa itu. Namun warga memaksa agar barang diturunkan di desa mereka," ujar Halidi.Dia menambahkan bahwa petugas berusaha menarik truk tersebut, tetapi hingga malam hari usaha tersebut gagal. "Setelah itu tiba-tiba ada yang membakar mobil," katanya.Situasi semakin tidak terkendali ketika warga menolak memahami bahwa isi bantuan tersebut ditujukan untuk desa lain, sementara bantuan sudah didistribusikan di desa mereka.Halidi menyebutkan bahwa kasus ini kini sedang ditelusuri oleh petugas kepolisian. Ia berharap di tengah kondisi krisis seperti ini, masyarakat tidak kehilangan logika dan empati."Sesuai pernyataan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa), kami meminta masyarakat untuk tenang. Tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan mengenai bahan pangan. Distribusi terus dilakukan secara merata ke seluruh desa," tambahnya.Halidi juga menekankan pentingnya dukungan keamanan untuk distribusi logistik, sehingga relawan dan petugas negara dapat bekerja dengan baik di seluruh lokasi pengungsian.
(prf/ega)
Mobil Pengantar Bantuan Dibakar Warga di Aceh Utara
2026-01-12 15:32:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 15:23
| 2026-01-12 15:22
| 2026-01-12 13:40
| 2026-01-12 13:36
| 2026-01-12 13:33










































