- Bencana banjir bandang yang melanda Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu sore, menyebabkan dua warga dilaporkan hilang dan puluhan lainnya mengungsi.Namun, upaya penanganan terkendala oleh sulitnya akses komunikasi di lokasi kejadian.Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengatakan pihaknya masih berupaya mengidentifikasi dua warga yang terseret arus banjir bandang tersebut."Dua warga dilaporkan hilang terbawa banjir bandang yang terjadi Rabu sore dan identitas belum kami peroleh," ujarnya di Lubuk Basung, Rabu, dikutip dari Antara.Baca juga: Pemukiman Warga di Malalak Agam Disapu Banjir BandangIa menjelaskan, sekitar 50 warga terpaksa mengungsi ke Pasar Cimpago dan sebuah masjid yang berada tidak jauh dari lokasi.Sementara itu, data kerusakan rumah dan fasilitas umum belum dapat dihimpun secara lengkap."Akses komunikasi cukup sulit di lokasi banjir bandang dan data yang kami peroleh masih sementara," katanya.Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Agam menyiapkan tenda pengungsian bagi warga terdampak akibat meluapnya Sungai Batang Manggoe.Tenda tersebut direncanakan didirikan di halaman Kantor Camat Malalak.Baca juga: Pemprov Sumbar Tetapkan Tanggap Darurat Banjir dan Longsor hingga Desember 2025"Sesampai di lokasi, tenda langsung kami bangun sembari evakuasi warga yang lainnya," ujarnya.Hingga malam hari, petugas gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua korban hilang serta melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak, kerusakan rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian.
(prf/ega)
Banjir Bandang Agam Sumbar: 2 Warga Hilang, Puluhan Mengungsi
2026-01-11 23:09:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:27
| 2026-01-11 23:19
| 2026-01-11 22:23
| 2026-01-11 21:29










































