JAKARTA, - Sekretaris Jenderal Golkar, Sarmuji, membenarkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK merupakan kader Golkar.Namun, Sarmuji menegaskan bahwa Ardito belum lama bergabung dengan partai berlambang pohon beringin ini."Sepertinya baru masuk Golkar," ujar Sarmuji saat dikonfirmasi, Rabu .Saat Pemilu 2024 lalu, Ardito diketahui mencalonkan diri melalui partai lain, bukan Golkar.Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengaku belum mengetahuinya secara detail terkait kadernya yang terkena OTT ini.Baca juga: Kamis Besok, KPK Umumkan Status Hukum Bupati Lampung Tengah Ardito WijayaBahlil menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang ada.Namun, ia meminta semua pihak mengedepankan asas praduga tidak bersalah.“Kita hormati semua proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujar Bahlil saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu .Diketahui, Ardito sudah diboyong ke Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 20.17 WIB.Dia terlihat mengenakan topi, jaket hitam, dan membawa satu koper, serta berucap soal kondisi dirinya.Ketika tiba di KPK, Ardito sempat memberikan keterangan singkat kepada awak media.Dia membantah kabur dari aparat KPK yang menjalankan operasi tangkap tangan (OTT) terhadapnya.“Di rumah saja (saat OTT KPK),” kata Ardito di Gedung KPK, Rabu malam.Baca juga: KPK Tangkap 5 Orang Saat OTT di Lampung Tengah, Termasuk Bupati Ardito WijayaWakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan bahwa dalam operasi senyap itu, KPK menangkap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.“Benar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.Fitroh mengatakan bahwa operasi senyap yang menjerat Ardito terkait dengan kasus suap proyek.
(prf/ega)
Golkar Benarkan Bupati Lampung Tengah yang Kena OTT KPK Kadernya, Sekjen: Baru Masuk
2026-01-11 03:32:22
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:09
| 2026-01-11 04:07
| 2026-01-11 03:17
| 2026-01-11 02:00










































