Banjir Aceh Utara, Ratusan Sekolah Rusak, Terpaksa Diliburkan

2026-01-12 15:33:55
Banjir Aceh Utara, Ratusan Sekolah Rusak, Terpaksa Diliburkan
ACEH UTARA, – Seluruh sekolah jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama diliburkan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sepekan ke depan.Pasalnya, sebagian sekolah masih terendam banjir dan sebagian lainnya dalam tahap pembersihan lumpur bekas banjir.Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, Jamaluddin, kepada Kompas.com merincikan sebanyak 246 sekolah rusak berat dan lima rusak sedang, Senin . Selain itu, 923 set alat peraga, 1.751 mobiler, 1.720 alat teknologi informasi, 560 set alat laboratorium, dan lebih dari 4.000 bahan ajar rusak.Baca juga: Update Banjir Aceh Utara: 78 Meninggal, 51 Hilang, 32.518 Rumah RusakDampaknya, ujian semester peserta didik akan digeser setelah penanganan banjir selesai dilakukan."Khusus sekolah yang sudah kering banjirnya, sekarang masa tahap pembersihan lumpur. Ketinggian lumpur sampai satu meter, jadi butuh waktu sedikit lama untuk membersihkannya," katanya.Selain itu, kebijakan meliburkan sekolah diambil karena sebagian peserta didik masih di lokasi pengungsian."Namun, begitu jalan desa, sekolah, sudah bersih dan peserta didik sudah pulang dari pengungsian. sekolah segera kami aktifkan kembali dan melanjutkan ujian tengah semester," ucap Jamal yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.Baca juga: Mendagri Tito Sebut Logistik untuk Lhokseumawe dan Aceh Utara Harus DitambahDia berharap guru dan peserta didik bersabar menghadapi musibah itu.Pemerintah, sambungnya, terus membantu penanganan terhadap seluruh sekolah sehingga sekolah bisa segera aktif kembali.Saat ini, Bandara Malikussaleh Aceh Utara menjadi sentral distribusi bantuan lewat jalur udara.Selain itu, Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara menjadi titik sentral bantuan lewat jalur laut.


(prf/ega)