Alasan Rizki Bohong Jadi Korban TPPO: Tak Betah Kerja Jadi Scammer di Kamboja

2026-01-12 04:52:17
Alasan Rizki Bohong Jadi Korban TPPO: Tak Betah Kerja Jadi Scammer di Kamboja
- Polda Jawa Barat memastikan bahwa Rizki Nur Fadilah, pemuda asal Kabupaten Bandung, bukanlah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) seperti yang sebelumnya ia klaim.Penyidik menegaskan bahwa Rizki justru secara sadar pergi ke Kamboja untuk bekerja sebagai scammer dan membuat pengakuan palsu karena tidak betah dengan pekerjaan tersebut.Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, setelah menerima laporan resmi dari KBRI Phnom Penh.“Yang bersangkutan sudah diamankan di KBRI Kamboja dan untuk kondisinya saat ini baik-baik saja. Bahwa dari keterangan yang kita dapatkan dari KBRI memang Rizki ini bukan sebagai korban TPPO, dan juga bukan kasus dari TPPO,” kata Hendra, dikutip dari Antaranews, Kamis .Baca juga: Polisi Pastikan Rizki Bukan Korban TPPO, Keluarga Mengaku Dimintai Uang Rp 42 JutaMenurut Hendra, Rizki sengaja mendaftar pekerjaan di Kamboja melalui media sosial. Ia sudah mengetahui sejak awal bahwa posisi yang ditawarkan adalah operator penipuan daring (scammer).“Dia sadar sendiri bahwa dia akan menjadi scammer di sana dengan gaji sekian,” ujar Hendra.Namun, Rizki memilih memberi informasi berbeda kepada keluarganya. Ia mengaku hendak mengikuti seleksi sepak bola di PSMS Medan untuk menutupi tujuan sebenarnya. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh di Kamboja kedatangan Rizki Nur Fadhilah (18) pada Rabu pukul 06.00 waktu setempat.Setelah berada di Kamboja, Rizki disebut menghadapi tekanan dan lingkungan kerja yang keras.Kondisi itu membuatnya tidak nyaman dan berusaha mencari jalan keluar.Karena tidak betah, ia kemudian membuat pengakuan bohong melalui video dan menyebut dirinya sebagai korban TPPO demi menarik perhatian dan simpati publik.“Dengan kehidupan yang keras dan banyak tuntutan, Rizki merasa tidak betah dan membuat rekaman video di media sosial beberapa waktu lalu hingga meminta untuk pulang,” jelas Hendra.Karena statusnya bukan korban, pemulangan Rizki dari Kamboja harus mengikuti mekanisme perjanjian kerja yang sebelumnya ia tanda tangani.Baca juga: Bukan Korban TPPO, Rizki Ternyata Jadi Scammer di Kamboja, Polisi: Dia BohongAda sejumlah biaya yang harus dikembalikan kepada pihak perusahaan.“Kami sedang berkoordinasi dengan KBRI Kamboja untuk proses pemulangan Rizki,” kata Hendra.Polda Jabar juga berencana memeriksa Rizki lebih lanjut setelah ia tiba di Indonesia untuk mengetahui kronologi lengkap keberangkatannya ke Kamboja.Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "Polda Jabar Sebut Kiper Muda Asal Dayeuhkolot Bandung Bukan Korban TPPO, Bohong ke Keluarga".


(prf/ega)