NEW YORK, - The Federal Reserve (The Fed) resmi menurunkan suku bunga acuan pada Rabu waktu setempat atau Kamis waktu Indonesia.Suku bunga diturunkan sebesar 25 basis poin menjadi 3,50-3,75 persen, sesuai perkiraan pasar.Ini merupakan pemangkasan ketiga sepanjang tahun ini setelah September dan Oktober lalu.Suku bunga saat ini adalah yang terendah sejak September 2022 atau lebih dari tiga tahun terakhir.Baca juga: The Fed Akhirnya Kembali Pangkas Suku Bunga Acuan, Diwarnai Penolakan Tiga GubernurDikutip dari CNBC, Kamis , keputusan pemangkasan suku bunga sekaligus menunjukkan bahwa para pejabat di bank sentral Amerika Serikat masih berbeda pendapat soal arah kebijakan ke depan sehingga penurunan suku bunga selanjutnya kemungkinan tidak akan berjalan mulus.The Fed memberi sinyal bahwa mereka akan lebih berhati-hati dalam mengambil langkah berikutnya.Pemangkasan itu juga bukan keputusan bulat.Tiga anggota Federal Open Market Committee (FOMC) menolak keputusan tersebut, perbedaan suara yang belum pernah terjadi sejak 2019.Hal ini menggambarkan adanya kubu yang menginginkan suku bunga diturunkan lebih cepat dan kubu lain yang ingin mempertahankan suku bunga demi mengendalikan inflasi.Salah satu yang tidak setuju adalah Gubernur Stephen Miran, yang ingin pemangkasan lebih besar, yakni 50 basis poin.Ini merupakan penolakannya yang ketiga sebelum masa jabatannya berakhir pada Januari mendatang.Di sisi lain, Presiden The Fed Kansas City, Jeffrey Schmid, dan Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, menginginkan suku bunga tidak diubah karena khawatir inflasi kembali naik.Secara sederhana, kubu hawkish adalah pihak yang mengutamakan pengendalian inflasi sehingga cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi.Sebaliknya, kubu dovish ingin membantu perekonomian tumbuh melalui suku bunga yang lebih rendah.Lebih jauh, Presiden AS Donald Trump ikut mengkritik The Fed setelah bank sentral hanya memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.
(prf/ega)
Keputusan The Fed Tak Bulat, Penurunan Suku Bunga Picu Adu Pandangan
2026-01-12 06:46:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:11
| 2026-01-12 08:46
| 2026-01-12 08:16
| 2026-01-12 07:56
| 2026-01-12 07:41










































