Orangtua Siswa Tak Ambil MBG Saat Libur karena Malas Bolak-balik Sekolah

2026-01-12 05:27:29
Orangtua Siswa Tak Ambil MBG Saat Libur karena Malas Bolak-balik Sekolah
JAKARTA, — Kebijakan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan di masa libur sekolah menuai keluhan dari sejumlah orangtua murid.Mekanisme pengambilan makanan yang mengharuskan orangtua datang ke sekolah dianggap memberatkan."Jujur saya agak heran ya. Konsepnya ini gimana gitu lho? Namanya libur sekolah, ya anak-anak maunya istirahat di rumah atau mungkin ada yang pulang kampung. Ini malah kita orangtua dibikin repot mesti bolak-balik ke sekolah lagi cuma buat ngambil jatah makanan," ujar Azis (39), warga asal Kembangan, Jakarta Barat, kepada Kompas.com, Selasa .Baca juga: BGN Tegaskan Anak Tak Dipaksa ke Sekolah Ambil MBG Saat Libur SemesterIa pun menyinggung ramainya perbincangan di media sosial terkait anggaran MBG.Ia sepakat dengan pendapat warganet yang menyarankan agar anggaran MBG selama libur sekolah dialihkan untuk keperluan yang lebih mendesak, seperti bantuan bagi korban bencana di Sumatera."Mending MBG ini ikut libur dulu, terus anggarannya dialihin buat saudara-saudara kita di Sumatera, lah. Kan lagi ada musibah tuh di sana," ucap dia.Menurut dia, pengalihan dana tersebut akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan memaksakan program pembagian camilan yang belum tentu diambil oleh semua siswa."Daripada dipaksain buat bagi-bagi snack di sekolah pas libur. Belum tentu diambil dan dimakan juga, mending dananya buat bantuan korban bencana di Sumatera. Itu lebih mendesak. Sayang banget kan kalau dibakar doang (anggarannya), nanggung," tutur dia.Azis pun akhirnya memutuskan untuk tidak mengambil jatah paket makanan tersebut dan memilih menghabiskan waktu libur bersama anak-anaknya.Namun, ia juga mengaku tak mengetahui ke mana paket MBG yang tak diambil itu akan disalurkan."Kalau itu saya enggak tahu juga sih diapain (paket yang tidak diambil), apa dikasihin atau gimana, enggak dikasih tahu," ujar Azis.Baca juga: Sekolah Swasta di Depok Dapat Ancaman Bom, Gegana TelusuriSenada, Daus (34), warga Pinang, Kota Tangerang, juga berkeberatan jika harus mengambil MBG di sekolah saat masa liburan.Menurut dia, waktu libur seharusnya digunakan anak-anak dan keluarga untuk beristirahat tanpa dibebani urusan sekolah."Kalau saya sih jelas-jelas enggak berkenan ya. Ya namanya bocah lagi liburan, ya ngisi waktunya untuk bermain bersama keluarga aja, sudah. Enggak perlu pusingin buat datang ke sana," ujar Daus.Daus yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai swasta di Cengkareng, memutuskan untuk tidak mengambil jatah makanan anaknya tersebut.


(prf/ega)