LHOKSEUMAWE, - Memasuki hari keenam banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dua warga dilaporkan tewas dan tiga lainnya hanyut serta belum ditemukan hingga Kamis .Warga yang tewas yaitu M Afdalil (27), warga Desa Jrat Mayang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang terseret arus banjir di area persawahan. Sementara itu, Muzammil (30), warga Desa Tanjong Babah Krueng, Kecamatan Matangkuli, tewas tersetrum listrik saat berusaha menyelamatkan harta benda.Adapun tiga warga lainnya terseret arus saat menyeberang badan jalan di Kecamatan Geureudong Pase. Hingga kini identitas ketiganya belum diketahui. Selain itu, satu jembatan gantung di Desa Dayah Seupeng, Kecamatan Geureudong Pase, roboh terbawa arus banjir.Baca juga: Aceh Tanggap Darurat Bencana! Banjir-Longsor Lumpuhkan Banyak Daerah, Korban BerjatuhanBupati Aceh Utara Ismail A Jalil meningkatkan status penanganan bencana dari siaga menjadi tanggap darurat melalui Surat Nomor 400/1789/2025 yang ditandatangani pada Kamis .Status tanggap darurat berlaku sejak 26 November hingga 10 Desember 2025. “Akses jalan nasional terputus sementara waktu. Karena itu, kita ubah status kedaruratan bencana. Kami terus berupaya menerobos akses banjir di sejumlah titik yang terisolasi,” ujarnya.Sebelumnya, banjir juga merendam sejumlah wilayah lain di Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.
(prf/ega)
Banjir Aceh Utara: Status Darurat, 2 Warga Tewas dan 3 Orang Terseret Arus Banjir
2026-01-12 04:57:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:36
| 2026-01-12 05:13
| 2026-01-12 04:19
| 2026-01-12 04:07
| 2026-01-12 03:42










































