Cerita Warga Indramayu Saat Pertama Kalinya Gunakan Hak Pilih di Pilwu Digital

2026-01-12 05:50:11
Cerita Warga Indramayu Saat Pertama Kalinya Gunakan Hak Pilih di Pilwu Digital
INDRAMAYU, - Pemilihan kuwu (pilwu) serentak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digelar hari ini, Rabu . Beberapa warga berkesempatan mencoba menyalurkan hak pilihnya secara digital.Total ada 139 TPS digital yang disebar di 139 desa yang hari ini melaksanakan pilwu.Pemilihan secara e-voting ini merupakan hal yang baru dan Indramayu pun ditunjuk sebagai pilot project pilwu digital di Jawa Barat.Sumiati (55), salah satu warga Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu, berbagi pengalaman saat menggunakan hak pilih secara digital tersebut.Baca juga: Demi Kondusivitas Pilwu, Bansos Beras dan Minyak Goreng Gratis di Indramayu Dihentikan Sementara"Bagi saya sih susah. Beda sama anak zaman sekarang, mereka mah gampang. Kalau nyoblos pakai paku kan enak, saya sudah biasa," ujar Sumiati sembari tersenyum.Hak pilih Sumiati sendiri tercatat di TPS 12 Pabean Udik, yang ditunjuk menjadi TPS digital di desanya.Di sana tersedia dua bilik suara yang di dalamnya sudah tersedia layar monitor seukuran tablet.Saat menyalurkan hak pilih, kata Sumiati, ia sempat panik karena calon yang ingin ia pilih tidak kunjung bisa dipilih.Baru pada percobaan kedua, pilihannya bisa terekam setelah dipandu oleh petugas.Baca juga: Ernawati Menangis Tersedu Saat Ikut Nikah Massal di Indramayu, Tak Ada Orang Tua yang Mendampingi“Mungkin gemetar ya karena layar sentuh, ini kok enggak nyambung-nyambung, tetapi karena memang saya tidak pas saat milih, pilihannya jadi tidak kepencet,” ujar dia.Pada kesempatan itu, Sumiati datang ke TPS bersama anaknya, Anisa (30). Berbeda dengan ibunya, Anisa justru cepat menyelesaikan hak pilihnya.Menurut Anisa, pilwu digital jauh lebih mudah dan praktis.Ia juga tidak mendapati kendala apa pun walau baru pertama kali mencoba sistem pemilihan baru tersebut.“Bagi kami yang muda sebenarnya ini justru lebih mudah, soalnya kan tinggal klik saja mau pilih calon yang mana, tidak perlu ribet buka-buka kertas lagi,” ucap dia.Di sisi lain, baik Sumiati maupun Anisa, ketika diberi pertanyaan lebih memilih pelaksanaan pilwu digital atau pilwu konvensional, keduanya kompak memilih pilwu digital.


(prf/ega)